seputarborneo.news@gmail.com

082152561188

Barang Terlarang Hasil Razia di Lapas Perempuan Dimusnahkan

DIMUSNAHKAN : Kepala Lapas Perempuan Palangka Raya, Sri Astiana didampingi pegawainya memusnahkan barang hasil razia kamar hunian. FOTO : LAPAS PEREMPUAN

SB, PALANGKA RAYA – Sejumlah barang terlerang hasil razia Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Palangka Raya kembali dimusnahkan, Rabu (21/9/2022) kemarin.

Kepala Lapas Perempuan Palangka Raya, Sri Astiana mengatakan, barang berbahaya yang dimusnahkan tersebut adalah hasil pemeriksaan dan penggeledahan setiap kamar warga binaan pemasyarakatan (WBP) sejak 13 Desember 2021-20 September 2022. 

“Yang kita musnahkan ini adalah barang yang berbahaya atau tidak diperbolehkan masuk, seperti paku, kawat, cermin, pinset dan sendok besi,” ucap Sri Astiana.

Maksud dan tujuan dilaksanakan razia rutin, katanya, adalah untuk mengantisipasi masuknya narkoba dan ponsel, namun tidak lepas juga mengantisipasi tindakan yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban dalam lapas sendiri.

Untuk mengantisipasi tidak terulang, sebutnya, penggeledahan akan rutin dilaksanakan, optimalisasi pengawasan dengan melakukan pemeriksaan barang dan makanan titipan dari pengunjung untuk warga binaan. 

“Kita juga akan pemeriksaan dan penggeledahan bagi petugas dan pengunjung Lapas, setiap yang ingin bertemu dengan WBP. Karena kami sangat berkomitmen keras dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, pungutan liar (pungli) dan handphone,” tukasnya.

Terakhirnya terangnya, pihaknya tidak lepas bekerjasama dengan aparat penegak hukum, dengan tujuan Lapas Perempuan sukses zero handphone, pungli dan narkoba.

“Kami tidak segan-segan memberikan sanksi apabila ada oknum lapas yang bermain-main, serta akan memberikan sanksi tegas kepada WBP yang kedapan melanggar aturan,” tutupnya.

Dalam pemusnahan, Sri Astiana didampingi oleh Kasi Kamtib selaku Plh KPLP, Kasubbag TU, Kasi Giatja, Kasi Binadik dan pegawai Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya serta disaksikan oleh perwakilan warga binaan dari setiap kamar hunian. (ok)