seputarborneo.news@gmail.com

082152561188

Polres Pulpis Peringati Hari Lalulintas Bhayangkara Ke-67

by Redaksi - Tanggal 24-09-2022,   jam 11:53:45
Wakapolres Pulang Pisau Kompol Nandi Indra Nugraha, dan Kasatlantas Polres Pulang Pisau AKP Waryono foto bersama kesenian Jaran Kepang Desa Mantaren II di Halaman Stadion HM Sanusi Pulang Pisau, Sabtu (24/9/2022) FOTO : ISTIMEWA

SB, PULANG PISAU - Puncak Peringatan Hari Jadi Lalu Lintas Bhayangkara ke - 67 Tahun 2022, di Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) yang digelar Satlantas Polres Pulpis berlangsung meriah.

Dalam kegiatan Cycling Blue Sky (Bersepeda Langit Biru), pada Sabtu 24 September 2022 yang Start di Mes Pemda dengan finis di halaman Stadion HM Sanusi Pulang Pisau dengan diikuti ratusan pesepeda.

Berbagai doorize disediakan panitia, mulai dari sepeda motor metik, sepeda gunung, kulkas, kompor gas, kipas angin dan hadiah door prize menarik lainnya. Acara semakin meriah dengan penampilan kesenian tradisional Jarang Kepang dari Desa Mantaren II

Kegiatan dihadiri Wakapolres Kompol Nandi Indra Nugraha, Kasatlantas AKP Waryono, PJU Polres Pulpis dan anggota Satlantas Polres Pulpis dan masyarakat.

Kapolres Pulpis AKBP Kurniawan Hartono, melalui Kasatlantas AKP Waryono mengatakan memaknai Hari Jadi Lalu Lintas, Satlantas Polres Pulpis melaksanakan kegiatan -kegiatan edukasi, diantaranya edukasi kepada anak -anak sekolah mulai tingkat TK, SD, SLTP hingga SLTA. Kemudian juga kepada masyarakat umum.

"Kita juga menggelar kegiatan Bakti Sosial di rumah ibadah, dan penyaluran sembako kepada petugas di rumah ibadah dan santunan atau tali asih kepada masyarakat kurang mampu," ungkap Kasatlantas Polres Pulpis, AKP Waryono.

Lanjut Kasatlantas, kegiatan Cycling Blue Sky ini merupakan puncak acara kegiatan Hari Jadi Lalu Lintas Bhayangkara ke - 67 Tahun 2022, yang dilaksanakan oleh Satlantas Polres Pulpis. Dalam menekan angka Lalu Lintas di wilayahnya, Satlantas Polres Pulpis terus mensosialisasikan, dan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tertib dalam berlalulintas.

"Karena, selain faktor manusia (human eror), faktor alam, dan cuaca juga bisa menjadi penyebab terjadinya lakalantas. Kita berharap melalui berbagai sosialisasi, dan imbauan ini masyarakat semakin patuh dan tertib dalam berkendara, sehingga dapat menekan terjadinya lakalantas," tandasnya. (dm)