Atasi Kawasan Kumuh, Komisi IV Studi Banding ke Kota Bekasi
SB, SAMPIT - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan studi banding ke Pemerintah Bekasi tentang penanganan kawasan kumuh.
Menurut Khozaini anggota Komisi IV DPRD Kotim mengatakan, tujuan mereka ke Kota Bekasi adalah untuk mencari referensi tentang penangan kawasan kumuh, karena Kota Bekasi hampir sama dengan Kota Sampit.
Disampaikannya, kawasan kumuh bisa disulap menjadi kawasan layak huni dan nyaman yaitu melakukan pembenahan dengan perbaikan rumah warga menjadi layak huni, jalan dan drainase serta penanganan sampah.
"Jangan di pinggiran kota, di Kota Sampit saja masih banyak kawasan kumuh belum dituntaskan. Nah ini menjadi PR bersama, sehingga kami melakukan kaji studi ke Kota Bekasi. Dan apabila kota itu nyaman dan bersih otomatis perekonomian dan APBD dan APBN nantinya masuk sangat besar," terangnya.
Berkaitan dengan kumuh, tidak lepas berkaitan dengan masalah kesehatan, penataan bangunan dan sampah.
"Kita melihat perkembangan semakin tahun Kota Sampit terus maju dan penduduknya makin padat, sehingga sejak sekarang lah harus ditatap kembali," tutupnya.
Kaji banding sendiri langsung dipimpin Ketua Komisi IV, M Kurniawan Anwar bersama anggota Khozaini, Paisal Damarsing dan Bima Santosa. (ok)