Hinting Pali di Sembarang Tempat, Ratusan Umat Hindu Kaharingan Aksi Demo di Depan Kantor Bupati
SB, SAMPIT - Ratusan Umat Hindu Kaharingan melakukan aksi demontrasi di depan Kantor Bupati Kotim pada Kamis (1/8/2024). Mereka menuntut terkait ritual adat Hinting Adat yang digunakan tidak pada tempatnya.
Sekretaris Umum Hindu Kaharingan, Pranata mengatakan, aksi damai ini sehubungan dengan permasalahan yang terjadi oleh Damang Kepala Adat Tualan Hulu atas pemasangan Hinting Adat (Hinting Pali) di Areal PT HAL.
"Hinting Pali Hinting Adat, yang merupakan ritual sakral dan suci bagi umat Hindu Kaharingan dan tidak diperbolehkan untuk dipergunakan memortal atau memaksakan kehendak atas sengketa lahan," kata Pranata, Kamis (1/8/2024).
Ada tiga tuntunan dalam aksi damai tersebut. Pertama melepas Hinting Pali yang dipergunakan untuk memortal salah satu perusahaan untuk tujuan sengketa lahan.
Kedua, memberhentikan Damang yang mengintruksikan pemasangan Hinting Pali di perusahaan tersebut.
"Kemudian ketiga pihaknya meminta bupati Kotim untuk mengeluarkan surat edaran kepada seluruh Damang, organda setempat ataupun perorangan untuk tidak sembarangan menggunakan Hinting Pali," jelasnya.
Lanjutnya, karena Hinting pali adalah Ritual Sakral umat Hindu Kaharingan yang harus dijaga kesuciannya. Untuk itu pihaknya bersepakat untuk melakukan aksi demontrasi secara damai dan tidak melakukan aksi anarkis di Kantor Kotim.
"Kami juga akan melakukan pelepasan Hinting Pali di Lokasi PT HAL serta mengadakan pelaporan terhadap Damang Kepala Adat Tualan Hulu, dan Pisor Samkurnady ke Polda Kalteng," tutupnya. (f1/sb)