Dewan Harapkan Adanya Penambahan Fasilitas Pemadam Kebakaran
SB, PALANGKA RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya menyoroti fasilitas armada pemadam kebakaran yang dimiliki oleh pemerintah kota.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya Arif menerangkan, jumlah armada pemadam kebakaran tergolong minim dengan luasnya wilayah dan rawannya lokasi terjadi kebakaran pemukinan yang acap kali sering terjadi sehingga fasilitas perlu dilakukan penambahan.
Menurut Arif, upaya pemadaman yang dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran saat insiden di Gereja Maranatha mengalami kesulitan karena besarnya kobaran api yang sulit dikendalikan. Dikarenakan bangunan tinggi dan besarnya api sehingga sangat sulit terjangkau dengan armada dimiliki oleh Dinas Pemadam Kebakaran atau Damkar sendiri.
“Maka menjadi tantangan tersendiri bagi tim Damkar. Jadi pangan saya perlu adanya peningkatan fasilitas yang lebih baik," ungkap Arif, Selasa (15/10/2024).
Lebih lanjut Arif mengusulkan, agar pemerintah tidak hanya berfokus pada peningkatan fasilitas pemadam kebakaran yang disiapkan oleh dinas terkait, tetapi juga memberdayakan masyarakat di tingkat kelurahan hingga Rukun Warga (RW).
Menurutnya, dengan menyediakan alat pemadam kebakaran sederhana di tingkat masyarakat, kebakaran dapat dicegah lebih dini sebelum api membesar.
"Saat menunggu petugas pemadam kebakaran datang, terkadang api sudah membesar. Kalau ada fasilitas pemadam yang bisa diakses warga, antisipasi bisa dilakukan lebih cepat," tambahnya.
Usulan ini diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat Palangka Raya, untuk meminimalisir dampak kebakaran di masa depan. Dan tidak kalah penting adalah kesiapan RT dan RW, serta kolaborasi swadaya masyarakat untuk mencegah meluasnya kebakaran. (sb)