Empat Bulan 40 Rumah di Palangka Raya Dilalap Si Jago Merah, Lima Diduga Sengaja Dibakar
SB, PALANGKA RAYA - Sejak Juli hingga Oktober 2024, sebanyak 40 rumah di Palangka Raya dilaporkan hangus terbakar. Dan indikasi adanya faktor kesengajaan dalam kebakaran ini mulai mencuat, menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
Sucipto, Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya, menyampaikan keprihatinan terkait pola kebakaran yang mencurigakan dalam beberapa bulan terakhir. Meskipun belum dapat dipastikan sebagai aksi teror, Sucipto mengungkapkan adanya pola aneh di balik rentetan kejadian tersebut.
"Sejak bulan Juli sampai Oktober ini, memang terlihat ada kejanggalan. Tapi kalau dibilang teror, saya tidak berani menyimpulkan seperti itu. Yang jelas ada sesuatu yang aneh," ujar Sucipto.
Hasil investigasi Damkar menunjukkan dari total 40 rumah yang terbakar, terdapat setidaknya 10 rumah kosong yang turut menjadi sasaran. Dari jumlah tersebut, lima diantaranya ditemukan bukti kuat adanya unsur kesengajaan.
Di lokasi kebakaran, petugas menemukan barang-barang mencurigakan seperti ban bekas, bom molotov, dan bau minyak menyengat.
“Untuk lima rumah yang paling mencurigakan, kami menemukan ban bekas, bom molotov dan aroma minyak yang kuat di sekitar lokasi,” lanjut Sucipto.
Namun, proses penyelidikan yang dilakukan Damkar masih menemui hambatan, terutama dalam memastikan apakah barang-barang mencurigakan tersebut benar-benar milik pemilik rumah atau sengaja ditinggalkan oleh pelaku.
"Pada lima TKP yang kami selidiki, masih belum jelas apakah ban tersebut memang milik pemilik rumah atau bukan. Jika pemilik memastikan mereka tidak pernah menyimpan ban di lokasi tersebut, maka bisa saja ini ada kaitannya dengan pelaku pembakaran," tambahnya. (sb)