Lewati ke konten utama
DPRD Palangka Raya

Menghapus Stigma Narkoba, Kampung Puntun Bersiap Jadi Destinasi Wisata Baru

Redaksi 15-11-2024, 11:57 WIB 1 menit baca
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Debora saat diwawancara oleh wartawan. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Debora saat diwawancara oleh wartawan. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA - Kampung Puntun, yang selama ini dikenal dengan stigma sebagai "kampung Markoba", kini mulai direncanakan untuk bertransformasi menjadi sebuah kampung wisata. Inisiatif ini diharapkan mampu mengubah citra negatif kampung yang terletak di Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya tersebut, menjadi kawasan yang lebih positif dan membawa manfaat bagi masyarakat setempat.

Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Debora, menyambut baik program tersebut. Menurutnya, perubahan ini adalah langkah maju untuk memperbaiki pandangan masyarakat luas terhadap Kampung Puntun. 

"Program ini sangat bagus agar orang-orang tidak lagi menganggap bahwa kampung tersebut adalah kampung narkoba. Harapannya, dengan adanya perubahan ini, stigma negatif itu bisa berangsur-angsur hilang," ungkap Debora, Jumat (1511/2024).

Ia juga menambahkan, bahwa mengubah persepsi negatif tidak akan terjadi secara instan, namun dengan upaya yang serius, hasil yang baik dapat dicapai.

"Semoga juga dengan diubahnya menjadi kampung wisata, stigma itu bisa hilang perlahan, walaupun tidak secepat itu," ujarnya.

Debora juga menekankan pentingnya kerja sama dengan Pemerintah Kota Palangka Raya serta pihak-pihak terkait lainnya agar program ini berjalan efektif. Ia mengingatkan bahwa meskipun kampung tersebut sering kali diberi label sebagai "kampung narkoba", tidak semua warganya terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

"Jika dibilang kampung narkoba, sebenarnya tidak semua masyarakat di sana sebagai pemakai narkoba, jadi semoga nanti bisa kita ubah bersama dengan bekerja sama dengan Pemko," tambahnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard