seputarborneo.news@gmail.com

082152561188

Direktur dan Kepala Bisnis PT SI Ditetapkan Tersangka dan Langsung Ditahan

by Redaksi - Tanggal 01-12-2022,   jam 09:21:40
DITAHAN : Dua orang terduga tersangka korupsi perkara SKEBP daging sapi dan rajungan dilakukan penahanan. FOTO : PENERBANGAN HUKUM KEJAKSAAN AGUNG

SB, JAKARTA - Direktur Operasi PT Surveyor Indonesia (PT SI) periode tahun 2016-2018, BI dan Kepala Sektor Bisnis PIK PT SI periode tahun 2016-2018, AN ditetapkan tersangka Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS), Kamis (1/12/2022).

Penetapan tersangka BI dan AN atas dugaan tindak pidana korupsi kegiatan Skema Kredit Ekspor Berbasis Perdagangan (SKEBP) daging sapi dan rajungan pada PT SI.

"Untuk kepentingan penyidikan maka BINdan AN langsung dilakukan penahanan. Mereka berdua dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari, terhitung sejak 01 Desember 2022 sampai 20 Desember 2022, berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor: Prin-52/F.2/Fd.2/12/2022 tanggal 01 Desember 2022," ucap Kepala Penerangan Hukum Jaksa RI, Dr Ketut Sumedana dalam rilis yang dikirimkan.

Ia mengatakan, adapun peran dari tersangka BI dan AN yakni dengan secara melawan hukum telah bekerjasama merealisasikan kegiatan SKEBP daging sapi dan rajungan yang tidak memenuhi kaidah ketentuan perusahaan dan menjadikan PT Surveyor Indonesia sebagai jaminan (guarantor) untuk Bill of Exchange (BOE) atas kegiatan bisnis ilegal yang dilakukan oleh para tersangka, sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara.

"Mereka disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 jo Pasal 9 jo Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 jo Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP," tutupnya. (ok)