Lewati ke konten utama
Provinsi

Dari 202 PBS di Kalteng, Hanya 120 Bergabung di GAPKI

Redaksi 15-01-2025, 03:55 WIB 2 menit baca
Sekretaris Eksekutif GAPKI Kalimantan Tengah, Rawing Rambang ketika diwawancara oleh wartawan ini. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Sekretaris Eksekutif GAPKI Kalimantan Tengah, Rawing Rambang ketika diwawancara oleh wartawan ini. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) terus memperkuat posisinya sebagai organisasi strategis yang menaungi pelaku usaha kelapa sawit di Indonesia. Dengan komitmen besar terhadap pertumbuhan industri kelapa sawit berkelanjutan, GAPKI memiliki peran penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat dan ekonomi daerah, termasuk di wilayah Kalimantan Tengah.

Cabang GAPKI Kalimantan Tengah resmi berdiri sejak 28 April 2004 dan telah menjadi salah satu elemen utama dalam ekosistem industri sawit lokal. Kantor GAPKI Cabang Kalteng sendiri beralamat di Jalan C Bangas, Kota Palangka Raya.

Sekretaris Eksekutif GAPKI Kalimantan Tengah, Rawing Rambang, menyebutkan bahwa saat ini GAPKI Kalteng menaungi sekitar 120 perusahaan anggota.

“Jumlah anggota GAPKI di wilayah Kalimantan Tengah mencapai kurang lebih 120 perusahaan dari total 202 perusahaan yang terdata. Artinya, hampir 59% dari perusahaan kelapa sawit di wilayah ini telah bergabung,” ujar Rawing Rambang, Rabu (15/1/2025).

Salah satu misi utama GAPKI adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah. Hal ini diwujudkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang beragam, mencakup bidang pendidikan, agama, olahraga, sosial, hingga budaya.

“Ada yang lewat GAPKI, ada yang lewat anggota perusahaan. Tapi cukup banyak contohnya melalui sektor pendidikan, agama, olahraga, sosial, budaya. Ini kita berikan kepada masyarakat lewat GAPKI maupun perusahaan sendiri,” jelas Rawing.

GAPKI memiliki visi untuk mewujudkan industri kelapa sawit nasional yang berkelanjutan sebagai sumber kesejahteraan bagi bangsa dan negara. Sementara itu, misi GAPKI mencakup: 

1. Mendorong dan menjaga industri kelapa sawit nasional yang berdaya saing. 

2. Mensinergikan pemangku kepentingan industri kelapa sawit nasional. 

3. Menjadi mitra strategis Pemerintah Pusat dan Daerah dalam merumuskan kebijakan yang kondusif bagi industri kelapa sawit berkelanjutan. 

4. Mendorong anggota untuk melaksanakan tata kelola industri kelapa sawit yang baik dan berkelanjutan. 

5. Menjadikan industri kelapa sawit Indonesia mampu bersaing di kancah internasional.

Dengan visi dan misi tersebut, GAPKI Kalimantan Tengah terus berupaya menjadi penggerak utama yang mendukung pengelolaan industri kelapa sawit yang profesional, kompetitif, dan ramah lingkungan demi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan ekonomi lokal. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard