Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Antisipasi Serangan Buaya, Polairud Sambangi Warga Pekerja Rotan

Redaksi 10-07-2022, 09:39 WIB 1 menit baca
TEMUI WARGA: Personel Kapal Patroli XVIII-2005 Ditpolairud Polda Kalteng menyambangi yang berprofesi pekerja rotan, pada Minggu (10/7/2022).
TEMUI WARGA: Personel Kapal Patroli XVIII-2005 Ditpolairud Polda Kalteng menyambangi yang berprofesi pekerja rotan, pada Minggu (10/7/2022).

SAMPIT - Ditpolairud Polda Kalteng terus melakukan upaya-upaya dalam menciptakan situasi yang aman, dan kondusif. Salah satunya melalui personel Kapal Patroli XVIII-2005 yang rutin mengimbau warga, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di daerah aliran sungai, karena rawan yang kemunculan buaya.

Anggota Ditpolairud, Minggu (10/7/2022) pagi, menyambangi warga yang berprofesi sebagai pencari rotan untuk hati-hati, saat beraktifitas di atas perairan, Baamang Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Hal itu dilakukan, mengingat populasi buaya di Sungai Mentaya yang diperkirakan cukup banyak, termasuk di kawasan menuju muara yang meliputi Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Pulau Hanaut dan Teluk Sampit.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktifitasnya di atas sungai, terlebih lagi saat hari gelap harus lebih berhati-hati, karena rawan serangan buaya,” kata Dirpolairud Polda Kalteng KBP Boby Pa’ludin Tambunan melalui Komandan Kapal XVIII-2005 Bripka Sunardi.

Pada kesempatan tersebut, Sunardi juga mengimbau dan mengedukasi masyarakat untuk selalu melengkapi alat keselamatan di atas kapal, serta memperhatikan muatan agar tidak over draft.

"Keadaan over draft sangat membahayakan stabilitas dan keseimbangan kapal, sehingga bagi setiap kapal yang sedang memuat muatan harus menghindari hal berpontensi rawan terjadi serangan buaya, demi keselamatan di atas air," terangnya. (ok)

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard