seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Disdik Kotim Apresiasi BPBD Libatkan Satuan Pendidikan Simulasi HKBN

by Redaksi - Tanggal 25-04-2025,   jam 09:46:03
Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kotim, I Gede Sukadana

SB, SAMPIT - Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan dukungan penuh atas pelaksanaan simulasi kebakaran hutan dan lahan dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKBN) 2025 yang digelar di SMPN 8 Sampit.

Kegiatan ini dinilai penting sebagai bentuk edukasi sekaligus pembentukan karakter siswa agar lebih tanggap terhadap potensi bencana.

"Kami mengucapkan terima kasih sekaligus menyampaikan apresiasi kepada rekan BPBD yang telah melibatkan satuan pendidikan dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana," kata Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kotim, I Gede Sukadana, Jumat (25/4/2025).

Dinas Pendidikan tentu menyambut baik kegiatan ini, dan berharap bisa dilaksanakan secara konsisten dan simultan sehingga ketika terjadi bencana, hal itu menjadi tanggung jawab dan bisa ditanggulangi secara bersama-sama.

"Kami menilai kegiatan ini sangat strategis, khususnya bagi peserta didik usia 13 hingga 16 tahun. Anak-anak kita di SMP ini adalah generasi yang 10 hingga 15 tahun mendatang akan memegang estafet kepemimpinan di daerah ini," ujarnya.

Untuk itu, ia berpesan kepada peserta didik agar mempergunakan waktu ini sebaik mungkin untuk belajar, karena waktu yang terlewat tidak bisa diputar kembali. Yang bisa dipastikan adalah, para pelajar ini yang nantinya akan menggantikan pemimpin di daerah ini atau bahkan di tingkat nasional.

"Oleh karenanya, agar pada saatnya nanti kalian siap dengan segala tanggung jawab yang ada, maka dari hari ini persiapkan diri kalian, penuhi kepala kalian dengan ilmu pengetahuan, salah satunya bagaimana mempersiapkan diri untuk ikut serta menangani bencana," pesannya.

Disdik Kotim, bertugas memberikan layanan pendidikan kepada lebih dari 700 satuan pendidikan sesuai kewenangan. Ini merupakan tanggung jawab besar untuk melakukan pengelolaan dan pelayanan pendidikan kepada masyarakat.

"Hari ini kami cukup berbangga dan senang sekali karena peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana ini melibatkan satuan pendidikan. Ini membuktikan sinergitas antara Dinas Pendidikan dan OPD terkait sudah berjalan dengan baik," katanya.

Menurut Sukadana, urusan pendidikan tak bisa dijalankan sendiri oleh Disdik. Perlu keterlibatan semua pihak, sehingga bekal anak-anak pada saatnya nanti mereka memegang estafet kepemimpinan daerah maupun nasional sudah siap.

"Itu menjadi tanggung jawab kita bersama, karena akan jadi apa mereka nanti tergantung pada apa yang kita tanamkan kepada mereka," tegasnya.

la pun menyampaikan Disdik selalu siap ketika diberikan kepercayaan untuk kegiatan serupa. Karena urusan pendidikan dan membentuk karakter anak-anak ini tidak hanya menjadi tugas dan tanggung jawab Dinas Pendidikan, namun menjadi tugas semua.

"Saya yakin dan percaya kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi peserta didik kita," tutupnya. (f1/sb)