seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Warga Mahir Mahar Palangkaraya Tewas Gantung Diri Di Pohon Karet

by Redaksi - Tanggal 12-07-2022,   jam 02:48:33
Petugas kepolisian dibantu tim sukarelawan, ketika evakuasi jenazah warga yang gantung diri dipohon, pada Selasa (12/7/2022). Petugas kepolisian dibantu tim sukarelawan, ketika evakuasi jenazah warga yang gantung diri dipohon, pada Selasa (12/7/2022).

PALANGKA RAYA - Pria bernama Khairul Anam (21) warga Jalan Mahir Mahar KM. 7, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangkaraya ditemukan tewas tergantung. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan tersebut, ditemukan oleh orang tuanya sendiri sudah tergantung di pohon karet, belakang rumahnya.

Setelah mendapat informasi ada temuan mayat tergantung diatas pohon karet, aparat kepolisian yang dibantu tim relawan langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas langsung melakukan evakuasi terhadap jenazah yang sudah tergantung di pohon karet, dibelakang kediamannya sendiri.

Temuan jenazah yang tergantung itu, berawal saat ayah korban, Khoirul Anam hendak ke kebun yang berada dibelakang kediamannya, namun saat itu ayah korban melihat ada sesuatu berwarna hitam tergantung diatas pohon karet, setelah didekati, sontak orang tua tersebut berteriak histeris seakan tidak percaya melihat anaknya tewas dengan cara mengenaskan.

"Anak ku... Anak ku... Anak ku... Ya Allah anak ku," kata Khoirul Anam, seraya menangis ketika melihat jasad anaknya terbujur kaku targantung di atas pohon.

Menurut ibu korban, Khurotul Ainiyah, bahwa ibunya terakhir bertemu dengan korban pada hari Minggu malam (10/07) yang lalu setelah itu korban pergi tanpa pamit. 

"Awalnya saya kira korban (anaknya,red) ini ketika itu pergi ke rumah mbahnya yang tak jauh dari rumah sini," kata Khurotul Ainiyah kepada awak media saat berada di lokasi kejadian.

Ibunya mengatakan bahwa dalam kesehariannya korban, yang merupakan anak pertama itu, memang lebih tertutup, bahkan tidak pernah bercerita apapun tentang masalah yang sedang dihadapinya. 

"Enggak tahu kenapa, siang ini tadi saya mau mengecek dibagian belakang rumah. Saat itu melihat ada sesuatu warna hitam di pohon, setelah didekati ternyata itu korban," tambah ibunya dengan raut wajah sedih.

Sementara itu, Kanit III SPKT Polresta Palangka Raya Ipda Tri Marsono mengungkapkan, bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP awal dan mengevakuasi korban ke Ruang Kamboja RSUD Doris Sylvanus. 

"Sejauh ini tidak ada tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. Kami masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi untuk mengetahui motif dari peristiwa gantung diri ini," tandasnya. (kn)