seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Wagub Pimpin Pra Rakor Pemerintahan Desa 2025, Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Validitas Data

by Redaksi - Tanggal 17-05-2025,   jam 10:23:01
Wabug Kalteng, Edy Pratowo ketika memimpin Rakor Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2025. (FOTO:MMC KALTENG)

SB, PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo, memimpin Pra Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, pada Jumat (16/5/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat daerah dan seluruh Kepala Desa se-Kalimantan Tengah secara virtual.

Dalam sambutannya, Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S Ampung, menekankan bahwa peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Kalimantan Tengah merupakan milik bersama, bukan hanya milik Pemerintah Provinsi. Ia meminta seluruh Kepala Desa dan Bhabinkamtibmas untuk hadir langsung di Palangka Raya guna ikut memeriahkan hari bersejarah tersebut.

“Hal ini menunjukkan kolaborasi kita bahwa perayaan Hari Jadi Kalteng ini milik kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Leonard menyampaikan pesan Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran, bahwa pembangunan harus dimulai dari desa. Ia menekankan pentingnya sosialisasi program-program berbasis data yang akurat, termasuk Kartu Huma Betang, yang pelaksanaannya direncanakan pada tahun 2026, setelah proses verifikasi data selesai dilakukan pada 2025.

Terkait perayaan Idul Adha 2025, Leonard meminta seluruh Kepala Desa segera menyampaikan proposal permohonan bantuan hewan kurban kepada Pemerintah Provinsi untuk memastikan distribusi yang merata dan tepat sasaran ke seluruh 1.432 desa definitif dan 7 desa persiapan di Kalteng.

Selain itu, ia menyoroti program strategis seperti, program Kalteng Menyala dengan target elektrifikasi 100% pada 2026, pendataan desa tanpa akses listrik dan internet secara valid. Dan ketiga akurat dan terakhir ukungan terhadap Program Nasional Koperasi Merah Putih, yang menjadi bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan.

“Koperasi Merah Putih adalah wujud semangat nasionalisme ekonomi. Kami berharap setiap desa segera membentuk koperasi sesuai arahan pusat,” tegasnya.

Leonard juga menekankan pentingnya sinergi antara Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Damang untuk memastikan sinkronisasi data dan kebijakan di tingkat desa agar bantuan dari APBN dan APBD benar-benar tepat sasaran.

Sementara itu, Wagub Edy Pratowo dalam arahannya menyoroti realisasi program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur, yang meliputi peningkatan akses listrik dan internet hingga penanggulangan karhutla dan banjir. Ia juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan Musyawarah Desa Khusus untuk pembentukan Koperasi Merah Putih sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025 dan Surat Edaran No. AHU-AH.02-40 Tahun 2025.

“Kami minta setiap desa menyampaikan progres pembentukan koperasi. Ini adalah komitmen nasional yang harus kita jalankan bersama,” ujar Edy.

Menutup arahannya, Wagub mengimbau seluruh Kepala Desa untuk hadir dalam Rakor Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang dijadwalkan pada 22 Mei 2025 mendatang.

“Mari kita bangun chemistry dan kebersamaan untuk mewujudkan Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Sejahtera,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng Herson B. Aden, jajaran kepala perangkat daerah, serta para Kepala Desa se-Kalimantan Tengah secara virtual. (sb/*)