Unit Dialisis RSUD dr Murjani Sampit
SB, SAMPIT - Plt RSUD dr Murjani Sampit dr Yulia Noviany mengungkapkan sejak tahun 2017 hingga Juli 2025 ini, Unit Dialisis RSUD dr Murjani Sampit telah melayani sebanyak 816 pasien dialisis dengan kasus gagal ginjal.
"Dari 816 pasien sekitar 473 pasien diantaranya telah mendapatkan panggilan layanan,” kata dr Yulia Noviany, Kamis (31/7/3025).
Ia menjelaskan, Per Juli ini masih ada 273 calon pasien lagi yang mengantri layanan cuci darah rutin di RSUD dr Murjani Sampit. Diantaranya 216 warga Kotim dan 57 lainnya pasien luar Kotim.
Rencana penambahan mesin dialisis juga sebagai upaya untuk meningkatkan layanan kesehatan terutama dalam penanganan kasus pasien gagal ginjal di RSUD dr Murjani Sampit.
"Setelah visitasi yang dilakukan Pernefri, kedepannya delapan unit mesin dialisis yang kami usulkan ini, akan beroperasi secara bertahap dan ditargetkan Januari 2026 dari 21 mesin dialisis beroperasi secara maksimal,” ujarnya.
Namun ia juga mengatakan, dari 21 mesin dialisis yang nantinya beroperasi, 1 mesin dialisis ditempatkan di Ruang ICU dan 1 mesin diperuntukkan untuk penanganan pasien dengan kasus darurat (emergency).
“Jadi, apabila semua 21 mesin dialisis beroperasi maksimal, hanya 19 mesin dialisis yang beroperasi setiap hari, dua mesin lainnya tetap beroperasi namun diperuntukkan khusus untuk penanganan kasus emergency dan satu mesin lainnya ditempatkan di ruang ICU,” pungkasnya. (f1/sb)