seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Nenek 40 Hilang di Hutan Desa Danau, Barito Timur

by Redaksi - Tanggal 26-08-2025,   jam 10:39:06
Tim SAR gabungan menyisir hutan titik awal hilangnya Rabayah. (FOTO:BASARNAS)

SB, TAMIANG LAYANG – Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di Hutan Desa Danau, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Pencarian yang memasuki hari ketiga pada Senin (25/8/2025) ini belum membuahkan hasil.

Korban diketahui bernama Rabayah, perempuan berusia 40 tahun, yang berdasarkan keterangan saksi terakhir kali terlihat pada Rabu pagi (20/8/2025) saat pergi ke hutan untuk menyadap karet.

Namun, hingga keesokan harinya korban tidak kembali ke rumah. Diketahui, korban merupakan penyandang disabilitas tunarungu.

Keluarga bersama warga setempat telah berupaya melakukan pencarian di sekitar rumah dan kawasan hutan, namun tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Informasi kejadian tersebut kemudian diteruskan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya.

Kepala Kantor SAR Palangka Raya, A.A Ketut Alit Supartana, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan pada Sabtu (23/8/2025) dan langsung mengerahkan satu tim rescue ke lokasi kejadian.

“Setelah berkoordinasi dengan instansi terkait, kami segera memberangkatkan tim untuk melaksanakan pencarian orang hilang di Barito Timur,” ungkap Alit.

Sementara itu, Heru, selaku Koordinator Lapangan dari Tim Basarnas, menyatakan bahwa pencarian terus difokuskan di area yang telah ditentukan sebelumnya.

“Kami masih mengupayakan pencarian dan terus berharap Tim SAR Gabungan dapat segera menemukan korban,” ujarnya.

Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian ini meliputi Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Koramil 1012-05/Awang, Polsek Awang, BPBD Barito Timur, Tagana Barito Timur, PMK Pangkan, Sulung Rescue, relawan Komsar Penyembara, aparat desa, serta masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan pencarian terus dilanjutkan dengan menyisir sejumlah titik potensial di sekitar area hutan. (sb)