seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Presiden Prabowo : Mari Kita Jaga Persatuan Nasional dan Jangan Mau Diadu Domba

by Redaksi - Tanggal 31-08-2025,   jam 07:38:12
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan keterangan terkait situasi terkini, pada Minggu (31/8/2025). FOTO: SCREENSHOT VIDEO Presiden Prabowo Subianto saat memberikan keterangan terkait situasi terkini, pada Minggu (31/8/2025). FOTO: SCREENSHOT VIDEO

SB, JAKARTA - Situasi semakin memanas di tanah air, khususnya di DKI Jakarta dan beberapa kota besar adanya aksi demo mengarah anarkis membuat resah masyarakat. 

Hal tersebut direspon oleh Presiden RI Prabowo Subianto yang didampingi Ketua DPR RI, MPR RI dan Pimpinan Partai Politik memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan, pada Minggu sore (31/8/2025) yang disiarkan YouTube Sekretariat Negara. 

Presiden Prabowo Subianto meminta kepada masyarakat Indonesia tetap tenang dan menaruh kepercayaan kepada pemerintah terkait keamanan. Karena pemerintah dibawah kepemimpinannya berkomitmen memperjuangkan kepentingan rakyat, terutama kelompok kecil dan tertinggal.

"Saya minta seluruh warga negara untuk percaya kepada pemerintah, agar tenang. Pemerintah akan selalu utamakan kepentingan masyarakat," kata Presiden.

Dengan kondisi terkini, Presiden juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan nasional dan menyalurkan aspirasi secara damai dengan tidak melakukan tindakan anarkis, karena akan merugikan rakyat sendiri.

"Mari kita jaga persatuan nasional. Indonesia di ambang kebangkitan, dan jangan mau kita diadu domba. Suarakan aspirasi dengan damai," tegas Prabowo.

Presiden mengingatkan aksi damai tersebut, tanpa anarkis, tanpa kerusuhan, tanpa penjarahan, tanpa merusak fasilitas umum. Sebab kalau merusak fasilitas umum, sama saja dengan merugikan karena itu dari uang rakyat. 

"Saya juga mengingatkan dan waspada adanya potensi campur tangan kelompok tertentu dengan adu domba, karena tidak ingin Indonesia bangkit dan sejahtera. Kita perbaiki kekurangan yang ada di pemerintahan dan di negara kita," tandasnya. (adm)