Korban saat ditemukan tergeletak tak bernyawa di jalan. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, SAMPIT – Kabar duka datang dari Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur. Seorang pria berinisial L (40), warga Desa Cempaga yang juga dikenal sebagai Ketua Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD) Kecamatan Cempaga Hulu, meninggal dunia akibat kecelakaan tabrak lari pada Kamis malam (2/10/2025).
Peristiwa tragis tersebut terjadi di Jalan Bukit Lumut, Kecamatan Cempaga. Menurut keterangan warga di lokasi, korban sempat mendapat pertolongan dan dibawa menuju fasilitas kesehatan terdekat. Namun, nyawanya tidak tertolong dalam perjalanan.
“Belum sampai rumah sakit, orangnya sudah meninggal. Setelah itu langsung dibawa ke rumah duka di Desa Pelantaran,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Diduga kuat, korban menjadi korban tabrak lari oleh sebuah mobil yang langsung melarikan diri setelah kejadian. Hingga kini, identitas pengemudi maupun nomor kendaraan belum diketahui.
“Yang nabrak itu mobil, tapi masih dalam pengejaran. Informasinya kabur setelah kejadian,” tambah sumber tersebut.
Hingga Jumat pagi (3/10/2025), pihak kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden ini. Namun, masyarakat dan keluarga besar BATAMAD berharap kasus ini segera diusut tuntas, mengingat korban merupakan salah satu tokoh adat yang cukup berpengaruh di wilayah tersebut. (f1/sb)