Cerita Kapten Kapal 7 Jam Terombang Ambing di Laut Ujung Pandaran
SB, SAMPIT - Kapal Tugboat 138 Datine yang berangkat dari Pelabuhan Sampit menuju Kapuas pada Senin (6/10/2025) tenggelam karena mengalami kebocoran pada lambung kapal 30 mil dari bibir pantai.
Kapten Kapal Ode (61) selamat setelah tujuh jam terobang ambing di laut, sedangkan 3 Anak Buah Kapal (ABK) hilang belum ditemukan.
Ode selamat menceritakan suasana mencekam saat kapalnya itu mengalami kecelakaan digulung ombak.
"Saya bawa kapal itu izin keluar menuju Kapuas, saat hendak masuk Pagatan terjadi kebocoran kuat di lambung kapal," kata Ode saat diwawancarai, Jumat (10/10/2025). L
Ia berangkat bersama tiga ABK namun saat kapal yang dikendarai bocor dan di gulung ombak hingga membuat tiga ABK hilang dan belum bisa belum ditemukan.
"Saya yang selamat dibantu oleh nelayan setempat," ujarnya.
Selama tujuh jam lamanya terombang ambing di lautan dirinya bermodalkan alat liferaft atau alat penolong. Sedangkan 2 ABK menggunakan skotce dan satunya lagi menggunakan di jerigen.
"Saya kejar yang skotce tidak dapat, begitupun yang jerigen. Akhirnya apa yang hanyut saat itu saya pakai untuk bertahan di laut," jelasnya.
Ketakutan sudah pasti jelas disarakan Ode namun dirinya tetap berdoa dan yakin akan selamat sampai daratan.
Dia mengakui sempat berteriak namun keadaan laut itu sepi sunyi tidak yang mendengarnya.
"Iya, kan laut itu sunyi, tidak kelihatan siapa-siapa, tapi kuasa Allah ada kelotok itu timbul. Dia melihat saya namun masih jauh lagi dari tempat itu, saya berteriak terus dan diselamatkan oleh Nelayan," pungkasnya. (f1/sb)