seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Enam Hari Pencarian, Seluruh Korban Tugboat Dantine 138 Ditemukan

by Redaksi - Tanggal 13-10-2025,   jam 11:10:20
Tim SAR Gabungan ketika mengevakuasi jasad korban. (FOTO:ISTIMEWA) Tim SAR Gabungan ketika mengevakuasi jasad korban. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Setelah enam hari operasi pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban terakhir dari insiden tenggelamnya Kapal Tugboat Dantine 138 di perairan Muara Pegatan, Kecamatan Katingan Kuala, Kalimantan Tengah.

Kepala BPBD Kabupaten Kotawaringin Timur, Multazam, menyampaikan bahwa jenazah korban ketiga ditemukan pada Minggu (12/10/2025) pukul 10.00 WIB dan langsung dievakuasi ke daratan. Jenazah kemudian dirujuk ke RSUD dr. Murjani Sampit pada pukul 12.10 WIB untuk keperluan visum et repertum.

"Dengan ditemukannya tiga korban dan satu korban selamat, maka operasi pencarian resmi dihentikan," ujar Multazam, Senin (13/10/2025).

Dalam pencarian pada Selasa 7 Oktober 2025 Tim SAR Gabungan memulai operasi pencarian setelah laporan kapal Tugboat Dantine 138 tenggelam di perairan Pegatan.

Kemudian di hari Jumat 10 Oktober 2025 pagi, tim menermukan atas nama Pujiono ditemukan oleh nelayan di perairan Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit.

Dalam proses evakuasi dilakukan oleh delapan nelayan dengan membungkus jenazah menggunakan terpal hijau dan membawanya ke darat secara manual.

Dihari yang sama, korban kedua ditemukan di perairan Kalap Seban dalam kondisi meninggal dunia.Identitas korban diketahui dari KTP yang melekat di pakaian, atas nama Agus Sugianto (45). Lokasi penemuan sekitar 28,54 nautical mile ke arah barat laut, dan 447 meter dari lokasi penemuan korban pertama.

Dan Minggu 12 Oktober 2025 pukul 10.00 WIB korban ketiga atas nama Cahyo, ditemukan di perairan Muara Pegatan. Jenazah juga telah divisum di RSUD dr. Murjani Sampit.

Sementara itu, satu korban lainnya, yaitu Kapten kapal, dilaporkan selamat sejak awal kejadian.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur SAR, antara lain Tim Rescue Pos SAR Sampit, ABK KN SAR 305, Pos AL Pagatan dan Samuda, Pos Marnit, Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah, Polres Kotim, dan sejumlah nelayan lokal

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Termasuk para nelayan yang sangat berperan dalam evakuasi korban," pungkas Multazam. (f1/sb)