seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Meski Diguyur Hujan, Gelar Seni Budaya Hari Sumpah Pemuda Berjalan Sukses

by Redaksi - Tanggal 30-10-2025,   jam 08:13:53
Pagelar Seni Budaya di Panggung Teater UPT Taman Budaya Kalteng dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap 28 Oktober, UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Gelar Seni Budaya di Panggung Teater, Kamis malam (30/10/2025).

Meskipun diguyur hujan, para penampil tetap tampil memukau dan berhasil memikat perhatian penonton. Sorak-sorai dan tepuk tangan menggema di lokasi acara, menambah semarak suasana malam peringatan tersebut.

Pagelaran ini melibatkan 10 sanggar seni, di antaranya SSB Kahanjak Huang, SSB Betang Batarung, SSB Riak Renteng Tingang, SSB Igal Jue, SSB Bawi Bahalap, Sanggar Sawung Batarung, SSB Hagatang Tarung, Sanggar Kotawaringin Sari, SSB Tut Wuri Handayani, serta Lembaga Seni dan Budaya Mahasiswa UIN.

Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen UPT Taman Budaya Kalteng dalam melestarikan seni dan budaya di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila, dengan memberikan ruang bagi para pelaku seni untuk menampilkan kreativitas dan karya kesenian dari masing-masing sanggar.

Kepala UPT Taman Budaya Kalteng, Wildae D Binti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan refleksi terhadap semangat persatuan, kebersamaan, dan nasionalisme para pemuda Indonesia, sebagaimana tercermin dalam ikrar Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

“Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan UPT Taman Budaya kepada para pelaku seni, sekaligus ruang apresiasi dan ekspresi bagi seniman, pelajar, dan pemuda di bidang seni budaya. Kita ingin menghidupkan kembali semangat Sumpah Pemuda melalui kegiatan kreatif yang berakar pada nilai-nilai budaya nasional dan daerah,” ujar Wildae D. Binti.

Ia menambahkan, pagelaran ini menjadi momentum penting untuk melestarikan dan mengembangkan warisan budaya bangsa, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda.

“Pagelaran ini diikuti 10 sanggar seni. Ini membuktikan bahwa pemuda kita masih menghargai dan mencintai seni yang ada di Kalimantan Tengah. Kita berharap kesenian terus dikembangkan dan dilestarikan oleh kaum muda di Bumi Tambun Bungai ini,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, acara ini menjadi wujud nyata kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam upaya melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya daerah.

“Melalui kegiatan Gelar Seni Budaya ini, kita berharap muncul komitmen bersama untuk menjaga dan mempromosikan warisan budaya agar semakin dikenal, tidak hanya di daerah, tetapi juga di tingkat nasional dan internasional,” ujar Yuas Elko.

Ia juga mengajak seluruh generasi muda untuk terus berkreasi dan berkontribusi dalam menjaga warisan budaya bangsa.

“Karena itu, melalui kegiatan Gelar Seni Budaya ini, saya mengajak para pemuda untuk terus melangkah, terus berkarya, dan terus berbudaya. Jadikan panggung ini sebagai ruang ekspresi, tempat di mana kreativitas tumbuh di kalangan pemuda,” pungkasnya. (sb)