Plt Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Agustan Saining. (FOTO:SYAHYUDI)
SB, PALANGKA RAYA – Saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Kehutan (Dishut) setempat fokus terhadap upaya mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Plt Kepala Dinas Kehutanan Kalteng, Agustan Saining mengatakan, untuk Dinas Kehutan sendiri sejauh ini ada 18 Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) telah disiagakan posko dan di tahun ini dari dana DBH-DR yakni sebesar 83 miliar untuk antisipasi karhutla.
"Kemudian setelah kita mengikuti rapat dengan Menko Polhukam dan Menteri LHK kemarin ada bantuan 3 unit pesawat water bombing dengan 2 helikopter patroli," ucapnya, Kamis (26/1/2023).
Sejauh ini berdasarkan data BMKG untuk wilayah di Kalteng, termasuk yang dianggap paling rawan kira-kira mulai Maret itu sudah terlihat musim kering.
"Makanya kita pada bulan Februari kedepan ini mau rakor se-Kalteng, seluruh pemerintah kabupaten dan kota, kita akan rencanakan melakukan siaga darurat karhutla. Tapi itu harus dua kabupaten dulu yang memberikan siaga itu, baru provinsi bisa karena tidak boleh langsung," tambahnya.
Selain itu juga, ada sejumlah wilayah yang menjadi fokus perhatian dalam rangka antisipasi potensi karhutla diantaranya Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau dan Kotawaringin Barat.
"Kita berharap peran para stakeholder terkait dan juga masyarakat agar dapat meminimalisir potensi terjadinya karhutla di Provinsi Kalteng," ungkapnya. (yud/ok)