seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Disdik Kotim Perluas SPMB Online ke SD, Jadi Inovasi Baru

by Redaksi - Tanggal 03-03-2026,   jam 01:02:06
Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kotim, Edie Sucipto

SB, SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur menghadirkan inovasi baru dalam penerimaan murid baru. Tahun Ajaran 2026/2027, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) online tidak hanya berlaku di jenjang SMP, tetapi mulai diterapkan di tingkat SD.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan, Edie Sucipto, menjelaskan bahwa perluasan sistem ini merupakan terobosan dari Bidang Persekolahan untuk mempermudah pendaftaran serta memastikan proses lebih objektif dan transparan.

“Tahun ini ada terobosan dari Bidang Persekolahan, khususnya SD dan SMP, untuk pelaksanaan SPMB online,” ujar Edie, Selasa (3/3/2026).

Pelaksanaan SPMB mengacu pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025, yang mengatur sistem penerimaan murid baru mulai dari PAUD hingga SMK. Edie menegaskan, sistem ini diharapkan berjalan adil, akuntabel, dan tanpa diskriminasi.

Sebelumnya, SPMB online untuk SMP sudah diterapkan pada Tahun Ajaran 2025/2026, meski masih terbatas pada beberapa sekolah karena keterbatasan sarana. Tahun ini, cakupannya diperluas, bahkan menyentuh SD, dengan rencana 25 SD di Kota Sampit siap melaksanakan SPMB online pada April mendatang.

“Dari total 25 SD, 15 sekolah berada di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan 10 sekolah di Kecamatan Baamang. Perluasan ini adalah langkah maju di tengah kebijakan efisiensi anggaran,” jelas Edie.

Meski ada efisiensi anggaran yang berdampak pada beberapa program fisik, Edie menegaskan bahwa Dinas Pendidikan tetap memprioritaskan pelaksanaan program sesuai skala prioritas. “Untuk sarana fisik, sebagian didanai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar program tetap berjalan optimal,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, Disdik Kotim berharap penerimaan murid baru lebih transparan, efisien, dan memberi kemudahan bagi orang tua dan siswa di seluruh kabupaten. (f1/sb)