Wakil Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah bersama Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin.
SB, PURUK CAHU– Keterlibatan perempuan dalam dunia politik dinilai menjadi kunci lahirnya kebijakan yang berkeadilan. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, yang terus mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam proses pengambilan keputusan publik.
Menurut Dina, politik bukan sekadar ruang kekuasaan, melainkan wadah perjuangan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terakomodasi secara adil.
"Karena itu, perempuan perlu hadir dan berperan aktif agar kebijakan yang dihasilkan tidak timpang dan mampu mencerminkan kepentingan semua lapisan Masyarakat," ajaknya, Selasa (2/03/2026)
Ia menegaskan, selama ini keterlibatan perempuan masih kerap dipandang sebatas sebagai pemilih dalam momentum pemilu. Padahal, perempuan memiliki kapasitas dan potensi besar untuk tampil sebagai penggerak, pengambil keputusan, hingga penentu arah kebijakan pembangunan daerah.
Dina menilai, kehadiran perempuan di lembaga legislatif maupun ruang perumusan kebijakan akan memperkaya sudut pandang dalam pengambilan keputusan.
"Perspektif perempuan dinilai mampu menghadirkan pendekatan yang lebih menyeluruh dan berorientasi pada keberlanjutan," imbuhnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa ketika perempuan duduk di meja perumusan kebijakan, isu-isu strategis seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, serta pemberdayaan ekonomi keluarga akan mendapat perhatian yang lebih proporsional dan menyentuh akar persoalan di masyarakat.
Bagi Dina, peningkatan peran perempuan dalam politik bukanlah bentuk persaingan dengan laki-laki. Sebaliknya, hal tersebut merupakan wujud kolaborasi untuk saling melengkapi dalam menjalankan peran pembangunan dan pelayanan publik.
"Sinergi antara kepemimpinan perempuan yang teliti, empatik, dan tangguh dengan berbagai elemen lainnya dapat menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan Murung Raya yang lebih adil, inklusif, dan Sejahtera," harapnya. (Ang)