Lewati ke konten utama
Pemkab Seruyan

Wabup Seruyan Buka Forum Konsultasi Publik RKPD 2027

Redaksi 07-03-2026, 09:21 WIB 1 menit baca
Wakil Bupati Seruyan, Supian membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027. (FOTO:DISKOMINFO)
Wakil Bupati Seruyan, Supian membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027. (FOTO:DISKOMINFO)

SB, KUALA PEMBUANG - Wakil Bupati Seruyan, Supian, secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Seruyan Tahun 2027, bertempat di Aula Bapperida Kuala Pembuang, Kamis (5/3/2026).

Forum ini menjadi wadah strategis bagi Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk menghimpun saran dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan guna menyempurnakan arah kebijakan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa forum konsultasi publik merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melibatkan seluruh elemen masyarakat pada proses perencanaan pembangunan. Dengan keterlibatan berbagai pihak, dokumen RKPD diharapkan dapat disusun secara lebih komprehensif, tepat sasaran, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan daerah mengacu pada visi pembangunan Kabupaten Seruyan tahun 2025–2029, yaitu “Terwujudnya transformasi pembangunan Kabupaten Seruyan yang berkelanjutan, sejahtera, adil, maju, dan amanah untuk semua.”

Untuk tahun 2027, pemerintah daerah memfokuskan arah kebijakan pembangunan pada penguatan sektor unggulan daerah, peningkatan nilai tambah produk lokal, pembangunan infrastruktur yang mendukung konektivitas wilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta reformasi birokrasi yang transparan dan akuntabel.

Menurutnya, penyusunan RKPD harus dilakukan secara fokus dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pemerintah daerah juga didorong untuk tidak terjebak pada rutinitas program semata, tetapi berani melakukan penajaman prioritas dan efisiensi anggaran.

“RKPD yang kita susun harus fokus dan berdampak. Kita tidak boleh terjebak pada rutinitas, tetapi harus berani melakukan penajaman prioritas dan efisiensi anggaran agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta forum untuk memberikan masukan yang konstruktif dan berbasis data demi kemajuan pembangunan Kabupaten Seruyan. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard