Lewati ke konten utama
HUKUM

Empat Mobil Peserta Kegiatan Pemprov Kalteng Jadi Sasaran Pecah Kaca di Palangka Raya

Redaksi 10-03-2026, 03:35 WIB 2 menit baca
Tim Inafis Polresta Palangka Raya melakukan oleh TKP kasus pecah kaca mobil. (FOTO:ISTIMEWA)
Tim Inafis Polresta Palangka Raya melakukan oleh TKP kasus pecah kaca mobil. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di kawasan ring satu pusat Pemerintahan Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (10/3/2026) siang. Sedikitnya empat kendaraan milik peserta kegiatan silaturahmi Pemerintah Provinsi Kalteng menjadi sasaran pelaku.

Peristiwa itu terjadi di sekitar Rumah Jabatan Gubernur Kalteng atau kawasan Istana Isen Mulang. Kendaraan para korban diparkir di bahu Jalan Katamso dan Jalan DI Panjaitan saat mereka menghadiri kegiatan yang digelar Sekretariat Daerah di dalam area rumah jabatan.

Aksi pencurian baru diketahui setelah acara selesai. Para peserta mendapati kaca samping mobil telah pecah, dan beberapa barang berharga dilaporkan hilang.

Salah satu korban, Alex, pemilik mobil Toyota Rush putih, mengaku terkejut.
“Setelah selesai acara di rujab, ada warga yang memberi tahu bahwa mobil saya menjadi korban pencurian dengan modus pecah kaca,” ujarnya.

Alex menuturkan mobil diparkir sekitar pukul 08.30 WIB. Ketika kembali pukul 12.00 WIB, kaca mobilnya sudah pecah dan satu unit laptop beserta tasnya hilang.

Korban lain, Aston Pakpahan, pemilik Honda Brio hitam, mengatakan ia baru menyadari kejadian saat hendak pulang dari kegiatan silaturahmi.
“Saat hendak menuju mobil, saya kaget melihat kaca mobil sudah dalam kondisi pecah,” katanya. Meski kaca dibobol di pintu penumpang depan sebelah kiri, tidak ada barang berharga yang hilang dari mobilnya.

Dari pendataan sementara, empat mobil yang menjadi korban antara lain Toyota Rush putih kehilangan satu unit laptop dan tas, Toyota Avanza silver kehilangan dompet berisi uang tunai sekitar Rp 1,6 juta, Toyota Etios Valco biru kehilangan dompet berisi tiga kartu ATM dan tiga buku tabungan, serta Honda Brio hitam kaca pecah, namun tidak ada barang hilang.

Mengetahui kejadian, aparat kepolisian dari Satuan Samapta, Tim Jatanras, Unit Inafis Satreskrim Polresta Palangka Raya, dan Polsek Pahandut langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Petugas juga mendata para korban dan mengumpulkan keterangan awal guna mengungkap pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil ini. (rk/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard