seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Komunitas Joran Melengkung Kotim Berbagi Takjil Gratis

by Redaksi - Tanggal 15-03-2026,   jam 05:42:53
Anggota JMK Sampit berfoto bersama usai melaksanakan berbagai takjil gratis. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Suasana Ramadan terasa semakin bermakna ketika diisi dengan kegiatan berbagi kepada sesama. Hal tersebut dilakukan oleh Komunitas Joran Melengkung Kotim (JMK) dengan melaksanakan kegiatan silaturahmi sekaligus berbagi takjil kepada para pengendara yang melintas di depan Stadion 29 November Sampit, Minggu (15/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para anggota JMK Kotim membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Aksi sosial ini disambut antusias oleh para pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

Anggota JMK Kotim, Radiansyah SPd mengatakan bahwa komunitas mereka yang terdiri dari berbagai latar belakang profesi merasa bersyukur dapat berbagi di bulan suci Ramadan.

“Takjil yang kita bagikan jumlahnya sekitar 150 kotak. Jangan dilihat dari berapa banyak jumlahnya, tetapi rasa kebersamaan dari semua anggota klub yang paling utama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan berbagi tersebut merupakan hasil dari sumbangan para anggota komunitas yang memiliki hobi memancing. Dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk membeli takjil yang dibagikan kepada masyarakat.

Radiansyah juga menjelaskan bahwa Joran Melengkung Kotim (JMK) merupakan komunitas pecinta memancing udang galah yang berbasis di Kabupaten Kotawaringin Timur, khususnya di wilayah Sampit dan sekitar aliran Sungai Mentaya.

Terbentuknya komunitas ini dilatarbelakangi oleh hobi memancing yang sekaligus bertujuan melestarikan tradisi masyarakat di sekitar Sungai Mentaya. Para anggota komunitas berkomitmen untuk menerapkan prinsip memancing yang legal dan ramah lingkungan, sehingga tidak merusak populasi udang galah maupun ekosistem sungai.

Selain itu, para anggota juga menggunakan alat pancing yang ramah lingkungan agar tidak merusak habitat udang galah maupun ikan yang hidup di Sungai Mentaya.

Dengan mengusung motto “Mancing Bersama JMK bukan hanya tentang memancing udang galah, tetapi juga menjaga lingkungan dan tradisi kebersamaan,” komunitas ini berharap dapat terus berkembang menjadi komunitas yang solid sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Melalui kegiatan sosial seperti berbagi takjil ini, JMK Kotim berharap dapat mempererat kebersamaan antar anggota sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat di sekitar mereka. (SB)