seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Dua Korban Kapal Tenggelam di Sungai Barito Ditemukan Tewas

by Redaksi - Tanggal 06-04-2026,   jam 11:08:52
Tim SAR Gabungan ketika mengevakuasi jasad korban yang ditemukan. (FOTO:ISTIMEWA) Tim SAR Gabungan ketika mengevakuasi jasad korban yang ditemukan. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, MUARA TEWEH - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap dua korban yang terjatuh dari Kapal Mitra Jaya V di Sungai Barito membuahkan hasil. Kedua korban ditemukan setelah upaya intensif sejak Sabtu malam (4/4/2025).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.00 WIB ketika kapal bermuatan minyak sawit mentah (CPO) bersandar di dermaga ujung PT MPG. Diduga benturan saat kapal bersandar membuat Bripda Vikma Setiawan, anggota Polri asal Jalan Veteran, Desa Beriwit, Kecamatan Murung, terjatuh ke sungai. Seorang ABK, Aleksandro Brianonggasa (25), warga Desa Rokirole, Kecamatan Palue, NTT, mencoba menolong korban namun keduanya tenggelam.

“Kami berhasil menemukan titik korban pertama sekitar 2 km dari lokasi kejadian pada pukul 08:31 WIB pada tadi pagi,” ujar Indra Saputra, koordinator lapangan Basarnas. Vikma Setiawan langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.

Korban kedua, Aleksandro Brianonggasa, ditemukan pada pukul 09:42 WIB, sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian.

“Kedua korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Satu diserahkan ke keluarga, satu dibawa ke RSUD Muara Teweh,” jelas Indra.

Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, menegaskan pentingnya koordinasi di lapangan.

“Kami mengapresiasi kerja keras semua unsur SAR. Dengan ditemukannya kedua korban di titik yang tepat, operasi kemanusiaan ini resmi selesai dan ditutup,” kata Alit.

Tim SAR gabungan yang terlibat meliputi Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Ditsamapta Polda, Polres Muara Teweh, BPBD Barito Utara, Polsek Teweh Tengah, Babinsa Muara Teweh, Dinas Damkarmat, Dinas Perhubungan, serta keluarga dan masyarakat setempat.

Dengan ditemukannya korban di titik yang jelas, keluarga dapat menerima berita duka dengan kepastian dan proses evakuasi berjalan lancar. (sb/*)