ILUSTRASI
SB, NANGA BULIK – Isu dugaan hubungan tak pantas yang melibatkan seorang oknum pejabat daerah kembali menghebohkan masyarakat di Kabupaten Lamandau. Percakapan yang diduga antara pejabat tersebut dengan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) beredar luas di berbagai grup WhatsApp pada Selasa (7/4/2026), memicu gelombang spekulasi publik.
Tangkapan layar yang beredar memperlihatkan isi percakapan bernuansa pribadi, termasuk pembahasan rencana pertemuan di sejumlah penginapan. Beberapa lokasi disebut sebagai alternatif tempat bertemu, bahkan mengarah pada rencana pertemuan di hotel di Palangka Raya.
Tak hanya itu, percakapan tersebut juga memuat obrolan yang semakin intim, seperti saling menanyakan kondisi pribadi hingga pembahasan sensitif terkait siklus bulanan. Pada bagian lain, salah satu pihak diduga meminta foto pribadi, yang kemudian memperkuat dugaan adanya hubungan di luar batas profesional.
Informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa tangkapan layar tersebut pertama kali disebarkan oleh istri sah dari oknum pejabat yang bersangkutan
Ia mengaku sengaja mempublikasikan percakapan tersebut sebagai bentuk peringatan.
“Sengaja saya viralkan agar menjadi pelajaran untuk keduanya. Kemungkinan hubungan mereka sudah terlalu lama,” ujarnya dalam pesan yang turut beredar.
Percakapan ini diketahui pertama kali muncul di sejumlah grup WhatsApp, termasuk grup organisasi perempuan setempat. Sejak itu, isu tersebut cepat menyebar dan menjadi bahan perbincangan luas di tengah masyarakat.
Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak-pihak yang diduga terlibat. Pemerintah daerah juga belum mengeluarkan pernyataan terkait kabar yang telah menjadi sorotan publik ini.
Sejumlah warga menilai, apabila dugaan tersebut terbukti benar, hal ini dapat berdampak serius terhadap citra dan integritas aparatur pemerintah di Kabupaten Lamandau. Masyarakat pun berharap adanya penjelasan resmi agar informasi yang beredar tidak terus berkembang menjadi spekulasi berkepanjangan. (by/sb)