seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Tiga Hari Tak Terlihat, Penjual Pentol Ditemukan Meninggal di Kontrakan

by Redaksi - Tanggal 10-04-2026,   jam 03:15:59
Petugas PMI Kotim bersama masyarakat mengevakuasi jasad korban untuk dibawa ke RS. (FOTO:ISTIMEWA) Petugas PMI Kotim bersama masyarakat mengevakuasi jasad korban untuk dibawa ke RS. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Warga di Kabupaten Kotawaringin Timur digegerkan dengan penemuan seorang penjual pentol keliling yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya, Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, setelah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas.

Korban diketahui bernama Suwardi (51), warga asal Bojonegoro, Jawa Timur, yang selama ini tinggal seorang diri di Sampit. Penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan pemilik kontrakan, Petrus, yang merasa ada kejanggalan karena korban tak kunjung keluar kamar selama beberapa hari.

“Sudah tiga hari tidak keluar, sendalnya masih di luar. Kami curiga, lalu memanggil ketua RT. Setelah pintu didobrak, korban ditemukan sudah meninggal di dalam kamar,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua RT 33 RW 05, Yayan Cahyani, yang menyebut korban dikenal memiliki aktivitas rutin sebagai penjual pentol keliling.

“Biasanya siang atau sore dia keluar beli bahan, lalu sekitar jam lima mulai keliling jualan sampai subuh. Tapi beberapa hari ini memang tidak terlihat,” jelasnya.

Menurut keterangan warga, Suwardi sehari-hari berjualan pentol menggunakan sepeda motor pada sore hingga malam hari. Ia tinggal sendiri di Sampit, sementara istrinya berada di kampung halaman di Pulau Jawa.

Saat ditemukan, kondisi tubuh korban dilaporkan mengalami pembengkakan di bagian pergelangan kaki. Warga menduga korban meninggal akibat sakit yang dideritanya.

“Diduga karena sakit, sebelumnya korban pernah mengeluh sakit tipes,” tambah Yayan.

Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polsek Ketapang bersama tim evakuasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr Murjani Sampit guna pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Sementara itu, lokasi kontrakan telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. (f1/sb)