seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Viral Video Buaya Ditombak Warga di Kotim, BKSDA Telusuri Lokasi Kejadian

by Redaksi - Tanggal 13-04-2026,   jam 10:41:27
Seekor buaya dengan tombak tertancap Seekor buaya dengan tombak tertancap

SB, SAMPIT - Sebuah video yang memperlihatkan seekor buaya ditombak oleh sejumlah warga viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut-sebut terjadi di Desa Sei Ijum Raya, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Sabtu malam (11/4/2026).

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat seekor buaya berada di daratan dan dikerumuni warga. Satwa liar tersebut diduga hendak memangsa ternak milik warga setempat.

Buaya itu tampak sudah dalam kondisi terikat, sementara beberapa warga membawa kayu panjang menyerupai tombak. Tak lama kemudian, sejumlah warga menusukkan kayu tersebut ke tubuh buaya.

Menanggapi video tersebut, Kepala BKSDA Pos Sampit, Muriansyah, mengaku telah menerima informasi terkait kejadian itu. Namun, pihaknya masih melakukan penelusuran untuk memastikan lokasi dan kronologi pasti.

“Saya ada menerima informasi itu, tapi untuk lokasi pastinya masih belum bisa dipastikan,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada malam hari. Selain itu, warga juga diminta memindahkan kandang ternak ke lokasi yang lebih aman guna menghindari konflik dengan satwa liar.

“Masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuang sampah atau bangkai ke sungai karena dapat menarik perhatian buaya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sei Ijum Raya, Mohammad Samsul, mengaku belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut. Ia menyebut pihaknya masih melakukan penelusuran di tingkat RT hingga masyarakat.

“Saya sudah mencari informasi ke RT, linmas, dan masyarakat, tapi belum ada laporan pasti. Biasanya kalau ada kejadian seperti ini pasti langsung ramai,” katanya.

Samsul menambahkan, kemunculan buaya di wilayah tersebut memang kerap terjadi, terutama di sekitar aliran Sungai Mentaya dan muara Sungai Palingkau.

Ia pun mengimbau masyarakat agar berhati-hati serta segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan atau menangani satwa liar, agar dapat ditangani dengan aman dan sesuai prosedur. (f1/sb)