Petugas berada di lokasi penemuan seorang pria yang meninggal dunia akibat gantung diri di bangunan bekas Posyandu, pada Jumat (17/4/2026). FOTO: ISTIMEWA/SB
SB, NANGA BULIK– Warga Desa Sekoban, Kecamatan Lamandau, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia akibat gantung diri di bangunan bekas Posyandu, sekitar pukul 06.00 WIB, pada Jumat (17/4/2026).
Korban diketahui berinisial AG (43), seorang warga bersuku Sunda yang berdomisili di Desa Sekoban.
Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono mengatakan Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga ke Polsek Lamandau setelah korban ditemukan dalam kondisi tergantung di lokasi kejadian. Mendapat laporan itu, aparat kepolisian segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan.
Pemeriksaan dilakukan secara gabungan oleh tim identifikasi Satreskrim Polres Lamandau, personel Polsek Lamandau, serta tenaga medis dari Puskesmas Tapin Bini. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan baik di sekitar TKP maupun pada tubuh korban.
Petugas menemukan ciri-ciri yang mengarah pada kasus gantung diri, di antaranya keluarnya kotoran dari dubur dan kemaluan korban, yang merupakan indikasi umum dalam peristiwa serupa.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui tengah mengalami permasalahan rumah tangga sebelum kejadian tragis tersebut.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa kasus ini masih dalam penanganan, namun dari hasil pemeriksaan sementara mengarah pada dugaan bunuh diri.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan perlunya kepedulian terhadap kondisi psikologis dan sosial di lingkungan sekitar, serta pentingnya dukungan bagi individu yang tengah menghadapi persoalan hidup. (BY/SB)