seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Warga Tualan Hulu Dibacok Orang Tak Dikenal

by Redaksi - Tanggal 29-04-2026,   jam 06:01:17
ILUSTRASI ILUSTRASI

SB, SAMPIT – Seorang pria bernama Albino alias Dino (46), warga Desa Tanjung Jorong, mengalami luka serius usai menjadi korban pembacokan di Desa Damar Makmur, Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (29/4/2026) sekitar tengah malam.

Korban kini menjalani perawatan intensif setelah mengalami luka akibat sabetan senjata tajam jenis parang.

Kepala Desa Damar Makmur, Bartis Taguh, membenarkan peristiwa tersebut terjadi di wilayahnya. Ia mengungkapkan korban datang ke rumahnya dalam kondisi bersimbah darah untuk meminta pertolongan.

“Betul, kejadian itu terjadi di desa kami. Korban mengetuk pintu rumah saya dengan kondisi penuh darah, lalu langsung kami bawa ke tenaga medis terdekat,” ujar Bartis, Rabu siang, (29/4/2026).

Setelah mendapat penanganan awal, korban kemudian dirujuk ke RSUD dr Murjani Sampit sekitar pukul 01.00 WIB menggunakan ambulans milik perusahaan.

Berdasarkan informasi sementara, kejadian bermula saat korban datang seorang diri ke lokasi menggunakan mobil dan bertemu dengan pria bernama Agus (35), yang baru dikenalnya. Situasi awal disebut berlangsung normal tanpa adanya konflik.

Namun saat korban hendak kembali ke kendaraannya, terduga pelaku diduga tiba-tiba menyerang dari arah belakang menggunakan senjata tajam.

“Informasi dari korban, sempat ada upaya saling berebut parang sebelum akhirnya terjadi penyerangan,” jelas Bartis.

Meski mengalami luka parah, korban masih sempat menyelamatkan diri sebelum akhirnya meminta bantuan warga.

Sementara itu, pelaku sempat melarikan diri usai kejadian. Namun, beberapa jam kemudian berhasil ditangkap saat hendak kabur ke arah Kabupaten Katingan.

“Pelaku ditangkap pagi tadi saat hendak melarikan diri. Warga bersama polisi melakukan pengepungan dari beberapa sisi,” ungkap Bartis.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko membenarkan bahwa kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.

“Benar, saat ini kasus tersebut masih kami dalami,” kata Edy.

Polisi kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik aksi penganiayaan tersebut, termasuk mendalami kronologi lengkap serta kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi kejadian. (f1/sb)