seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

GEGER! Dua Bus saat Parkir di Sampit Terbakar

by Redaksi - Tanggal 02-05-2026,   jam 12:13:36
Tampak kobaran api membakar dua bus di Jalan H Ikap 3. (FOTO:ISTIMEWA) Tampak kobaran api membakar dua bus di Jalan H Ikap 3. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Kepanikan warga pecah di Jalan H Ikap 3, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Jumat (1/5/2026) siang. Dua unit bus hangus dilalap si jago merah dalam insiden kebakaran yang berlangsung cepat dan dramatis, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 600 juta.

Api pertama kali diketahui muncul sekitar pukul 14.12 WIB, setelah warga bernama Erwin melaporkan kepulan asap dan kobaran api dari salah satu kendaraan yang terparkir. Dalam hitungan menit, api berubah menjadi amukan besar yang menjalar ke bus lainnya yang berada sangat dekat.

Kepala Peleton 2 Damkar Kotim, Muhammad Febbry, menggambarkan kondisi di lokasi saat kejadian berlangsung begitu cepat hingga membuat warga tidak sempat menyelamatkan kendaraan.

“Dugaan awal, api muncul dari bagian belakang bus pertama yang sedang terparkir, kemudian cepat membesar dan menjalar ke bus di sampingnya karena jarak yang sangat dekat,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Sebelum petugas tiba, suasana di lokasi sudah berubah menjadi kepanikan. Warga sekitar terlihat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, sambil berupaya mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

“Warga sempat berinisiatif melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan sederhana agar api tidak semakin meluas,” tambahnya.

Kondisi kedua bus saat kejadian diketahui sedang tidak beroperasi. Tangki bahan bakar dalam keadaan kosong dan aki kendaraan telah dilepas, sehingga risiko ledakan besar dapat dihindari meski kobaran api cukup besar.

Tak lama setelah laporan diterima, petugas Damkar Kotim langsung bergerak cepat ke lokasi. Tiga unit armada pemadam dikerahkan, dibantu relawan yang turut berjibaku di tengah panasnya api dan asap tebal yang membumbung tinggi.

Proses pemadaman berlangsung dramatis selama sekitar 30 menit. Petugas akhirnya berhasil mengendalikan api pada pukul 14.40 WIB setelah berjuang keras di lokasi kejadian.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kedua bus tidak dapat diselamatkan dan mengalami kerusakan berat akibat hangus terbakar.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material cukup besar karena kedua unit bus terbakar hampir seluruhnya,” jelas Febbry.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang untuk memastikan sumber awal api yang memicu peristiwa tersebut. (f1/sb)