seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Warga Hanjalipan Geger, Pria 55 Tahun Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah

by Redaksi - Tanggal 05-05-2026,   jam 04:04:23
Proses pemakaman korban FT yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya. (FOTO:ISTIMEWA) Proses pemakaman korban FT yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Warga Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok pria berinisial FT (55) yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Senin (4/5/2026) sore.

Korban ditemukan di kediamannya yang berada di Jalan Abu Bakar RT 004 RW 001, Desa Hanjalipan, dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam kamar.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Kota Besi Ipda Nor Ikhsan menjelaskan, penemuan mayat tersebut bermula saat Ketua RT setempat mendatangi rumah korban sekitar pukul 17.25 WIB.

“Ketua RT datang ke rumah korban, mengetuk pintu dan memanggil, namun tidak ada jawaban. Selanjutnya masuk ke dalam rumah melalui pintu depan dan menemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa di dalam kamar,” ujarnya.

Mengetahui kejadian itu, Ketua RT segera memanggil warga sekitar untuk membantu, sekaligus menghubungi perangkat desa dan pihak kepolisian guna penanganan lebih lanjut.

Petugas dari Polsek Kota Besi bersama tenaga kesehatan dari puskesmas setempat kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan awal terhadap korban.

“Kami telah melakukan pengecekan TKP bersama petugas kesehatan, mencatat keterangan saksi, serta mengajukan permintaan visum,” jelasnya.

Namun demikian, pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi di RSUD dr Murjani Sampit dan telah membuat surat pernyataan resmi terkait penolakan tersebut.

“Keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi dan juga tidak membuat laporan atau tuntutan. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga meninggal dunia karena sakit,” tambahnya.

Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. (f1/sb)