Kobaran api membakar dua bangunan di Perum Setia Griya Mini Mulia, Jalan Kapten Mulyono. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, SAMPIT - Kebakaran menghanguskan dua unit rumah permanen di Perum Setia Griya Mini Mulia, Jalan Kapten Mulyono, RT 42 RW 04, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (6/5/2026) malam.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan melalui layanan emergency call sekitar pukul 19.59 WIB. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotawaringin Timur kemudian bergerak menuju lokasi pada pukul 20.02 WIB dan tiba sekitar pukul 20.12 WIB.
Kepala Peleton I Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Akhmad Ilham Wahyudi mengatakan, setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan validasi informasi dan bergerak cepat ke lokasi kejadian.
“Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan penilaian situasi awal atau size up dan menetapkan status kebakaran merah karena api sudah membesar,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Ia menjelaskan, kebakaran melanda dua rumah permanen masing-masing berukuran sekitar 6 x 10 meter. Rumah tersebut diketahui milik Ibu Heny dan Bapak Tio.
Dalam proses pemadaman, Damkarmat Kotim mengerahkan lima unit armada dibantu tujuh unit dari instansi terkait dan relawan.
“Petugas segera melakukan operasional pemadaman dan pendinginan agar api tidak merembet ke bangunan lainnya. Setelah situasi dinyatakan aman, status kebakaran berubah menjadi hijau,” katanya.
Menurut keterangan warga sekitar, sebelum api muncul sempat terdengar suara ledakan dari lokasi kejadian.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah arus pendek listrik. Namun untuk penyebab pasti masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Akhmad Ilham Wahyudi.
Operasi pemadaman berlangsung hingga pukul 21.10 WIB dan seluruh personel kembali ke Markas Komando Damkarmat sekitar pukul 21.58 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 300 juta. (f1/sb)