Kapolsek Ketapang, AKP Anis
SB, SAMPIT – Tiga kasus pencurian yang terjadi di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah pihak kepolisian. Meski telah berlangsung di lokasi dan waktu berbeda, belum ada satu pun pelaku yang berhasil diamankan.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Ketapang AKP Anis mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap seluruh kasus tersebut.
“Kami masih bergerak. Mohon waktu dan doa agar segera terungkap dan pelakunya tertangkap,” ujar AKP Anis, Selasa (12/5/2026).
Salah satu kasus yang menjadi perhatian publik adalah aksi pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Perumahan Pandawa Jalur 7, Jalan Jenderal Sudirman, Sampit.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 02.30 WIB dan menimpa seorang perempuan bernama Marni (44). Korban mengalami luka robek di sejumlah bagian tubuh akibat serangan pelaku hingga harus menjalani sekitar 50 jahitan.
Kasus lainnya yakni pembobolan kios BRILink di kawasan Mentari Swalayan, Jalan HM Arsyad, Kelurahan Mentawa Baru Hilir.
Dalam aksi yang terjadi pada siang hari sekitar pukul 13.17 WIB tersebut, pelaku diketahui beraksi seorang diri sambil membawa senjata tajam. Pelaku berhasil membawa kabur uang tunai sekitar Rp10 juta sebelum melarikan diri.
Sementara itu, aksi pencurian juga menyasar dua gerai Alfamart di Jalan Achmad Yani dalam rentang waktu kurang dari 24 jam.
Aksi pertama terjadi di Alfamart yang berada di seberang Puskesmas Ketapang I pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Polisi menduga pencurian dilakukan oleh tiga orang pelaku dengan kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Tak lama berselang, Alfamart yang berada di seberang SMAN 1 Sampit juga menjadi sasaran pencurian dengan nilai kerugian yang hampir serupa.
Kapolsek Ketapang menegaskan bahwa pihaknya terus mengumpulkan keterangan saksi, rekaman CCTV, serta sejumlah petunjuk lain guna mempercepat pengungkapan kasus.
“Kami terus melakukan pendalaman dan pengembangan terhadap seluruh laporan yang masuk,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal di lingkungan sekitar serta tidak ragu segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan.
“Jangan beri ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan. Laporkan segera jika melihat hal mencurigakan. Jangan tunggu kejadian baru melapor,” tegas AKP Anis. (f1/sb)