seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Camat dan ASN Seruyan Digerebek Polisi saat Diduga Pesta Sabu

by Redaksi - Tanggal 20-05-2026,   jam 12:22:54
Oknum Camat dan ASN digerebek polisi ketika diduga pesta sabu. (FOTO:ISTIMEWA) Oknum Camat dan ASN digerebek polisi ketika diduga pesta sabu. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Seorang camat bersama aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Seruyan diamankan aparat kepolisian saat diduga melakukan pesta sabu di sebuah rumah warga di Jalan Ki Hajar Dewantara, RT 24, Kelurahan Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir, Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Rumah tersebut diketahui merupakan milik seorang ASN Dinas Kehutanan berinisial Am, yang juga turut diamankan dalam penggerebekan bersama Camat Seruyan Hilir Timur berinisial UA.

Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penyalahgunaan narkoba di lokasi tersebut.

“Berdasarkan laporan masyarakat, tim langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi. Saat dilakukan penggerebekan, keduanya didapati berada di dalam rumah,” ujarnya, Kamis (20/5/2026).

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa plastik klip diduga berisi sabu serta alat isap (bong) yang diduga baru digunakan oleh para pelaku.

“Kami juga mengamankan barang bukti berupa sabu dan alat isap. Keduanya mengakui baru saja menggunakan narkoba,” kata Kapolres.

Setelah diamankan, kedua oknum tersebut langsung dibawa ke Mapolres Seruyan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk tes urine. Hasil pemeriksaan menunjukkan keduanya positif menggunakan narkoba.

“Tes urine keduanya positif narkoba. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut untuk mengetahui asal barang haram tersebut,” jelasnya.

Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut, termasuk jaringan peredaran narkotika di wilayah Seruyan.

Sementara itu, video penggerebekan yang memperlihatkan kedua oknum ASN tersebut saat diamankan aparat kepolisian sempat beredar luas di masyarakat dan menjadi perhatian publik. (f1/sb)