Kondisi korban usai terjatuh dari menara Masjid Raya Darussalam. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, PALANGKA RAYA – Warga Kota Palangka Raya digegerkan dengan peristiwa seorang pemuda yang ditemukan tergeletak di kawasan Masjid Raya Darussalam, Jalan G Obos Induk, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kamis (11/6/2026) sore.
Korban diketahui berinisial ZAS (19), warga Kecamatan Jekan Raya, yang diduga terjatuh dari menara wisata masjid tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Polresta Palangka Raya bersama Polsek Pahandut bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan masyarakat mengenai adanya seorang laki-laki yang terjatuh dari ketinggian di area Masjid Raya Darussalam.
Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan sejumlah saksi, korban datang seorang diri ke area wisata menara sebelum kejadian terjadi.
“Korban datang sendiri ke area lobby menara wisata. Sebelum naik ke atas, korban sempat membeli minuman di kafe yang berada di kawasan lobby,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).
Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diketahui membeli tiket masuk dan kemudian menggunakan lift menuju lantai atas menara. Petugas menduga korban langsung menuju lantai 15 berdasarkan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi.
“Korban kemudian terpantau naik menggunakan lift seorang diri. Diduga korban langsung menuju ke lantai 15 karena petugas menemukan sandal dan sisa minuman milik korban yang ditinggalkan di lantai tersebut,” jelasnya.
Tak lama setelah berada di lantai atas, warga dan pengunjung sekitar dikejutkan dengan informasi adanya seseorang yang ditemukan tengkurap di area bawah menara. Kondisi korban saat ditemukan sudah mengalami luka serius akibat benturan keras.
Petugas kepolisian bersama tim relawan kemudian melakukan evakuasi dan membawa korban ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter, korban dinyatakan meninggal dunia.
“Korban sempat dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun berdasarkan keterangan dokter, korban dinyatakan meninggal dunia,” katanya.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami luka berat pada bagian kepala serta patah tulang pada paha kanan. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan kronologi peristiwa yang sebenarnya.
“Kami menemukan sejumlah barang milik korban di lantai 15 dan seluruhnya telah diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan,” ungkapnya.
Selain melakukan olah TKP, petugas juga mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut akan digunakan untuk mencocokkan keterangan saksi serta memperjelas rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan terjatuh.
“Kami sudah mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mencocokkan keterangan para saksi. Saat ini proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab kejadian tersebut,” pungkasnya. (rk/sb)