Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) selama dua hari, pada 27–28 Juni 2026, bertempat di Aula Kampus Universitas Sapta Mandiri, Paringin.FOTO: ISTIMEWA/SB
SB, PARINGIN – Fakultas Sains dan Teknik Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM) menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) selama dua hari, pada 27–28 Juni 2026, bertempat di Aula Kampus Universitas Sapta Mandiri, Paringin.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 85 peserta yang merupakan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Sains dan Teknik serta Himpunan Mahasiswa (HIMA) dari Program Studi Teknik Sipil, Sistem Informasi, Ilmu Komputer, dan Teknologi Informasi.
LDK menjadi salah satu program strategis fakultas dalam membentuk karakter mahasiswa yang memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan berorganisasi, serta keterampilan bekerja sama untuk menghadapi tantangan di lingkungan akademik maupun kehidupan bermasyarakat.
Panitia pelaksana menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan universitas serta Dekan Fakultas Sains dan Teknik atas arahan, bimbingan, dan dukungan yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses," ujar panitia.
Sementara itu, Dekan Fakultas Sains dan Teknik bersama Wakil Dekan II Bidang Kemahasiswaan, Zelby Rahayu, menegaskan komitmen fakultas untuk terus mendukung berbagai program kemahasiswaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Sebagai pimpinan fakultas, kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi setiap program yang bermuara pada peningkatan kualitas mahasiswa. Kami menyadari bahwa investasi terbaik bagi sebuah institusi pendidikan bukan hanya pada gedung atau fasilitas fisik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan kapasitas sumber daya manusianya," ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda yang memiliki kemampuan memimpin, berpikir kritis, serta mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan.
Ia juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana untuk mengembangkan potensi diri dan memperluas wawasan.
"Jadikan kegiatan LDK ini sebagai wadah untuk bertumbuh. Serap ilmunya, perluas jejaring pertemanan, dan berlatihlah menjadi pribadi yang proaktif. Jangan ragu keluar dari zona nyaman, karena dari sanalah proses pembelajaran dan kepemimpinan yang sesungguhnya dimulai," pesannya.(f4)