Dr. Natalina Asi, M.A.,
SB, PALANGKA RAYA – Kandidat Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Dr. Natalina Asi, M.A., menawarkan visi besar untuk membawa kampus terbesar di Kalimantan Tengah tersebut menjadi pusat inovasi yang berdaya saing global. Wakil Rektor I UPR itu menekankan pentingnya penguatan kualitas akademik, sumber daya manusia, kerja sama, dan tata kelola kampus.
Natalina mengusung visi menjadikan UPR sebagai episentrum inovasi global yang berintegritas dengan berlandaskan falsafah Huma Betang menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, kemajuan universitas harus dibangun melalui kolaborasi seluruh unsur kampus dengan mengedepankan nilai akademik dan integritas.
Ia menilai pemilihan rektor bukan sekadar mencari pemimpin baru, tetapi menjadi momentum menentukan arah masa depan UPR. Karena itu, seluruh tahapan pemilihan harus berlangsung secara demokratis, sehat, dan bebas dari kepentingan yang dapat merusak nilai-nilai akademik.
"Saya berharap senat memilih berdasarkan visi, misi, dan program kerja yang ditawarkan para calon. Jangan karena kepentingan lain. Pemilihan ini harus menjadi jalan untuk menghasilkan pemimpin terbaik demi kemajuan UPR," ujar Natalina, Senin (6/7/2026).
Natalina juga mengingatkan agar seluruh pihak menjaga proses pemilihan tetap bersih dengan menghindari politik uang, kampanye hitam, maupun isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Menurutnya, pemimpin UPR harus lahir dari proses yang bermartabat dan mendapat kepercayaan berdasarkan kemampuan serta gagasan.
"Kontestasi adalah bagian dari demokrasi, tetapi tujuan akhirnya tetap satu, yaitu bagaimana menjadikan UPR lebih baik dan semakin maju," tegasnya.
Ia mengajak seluruh sivitas akademika UPR untuk tetap menjaga persatuan setelah proses pemilihan selesai. Siapa pun yang terpilih nantinya, kata Natalina, harus didukung bersama agar mampu membawa UPR menjadi universitas yang semakin unggul dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kalimantan Tengah. (sb/*)