Hasil panen selada yang dibudidayakan warga binaan kini berhasil dipasarkan kepada berbagai mitra, salah satunya Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai bentuk dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia, pada Selasa (05/08/2026).FOTO:RUTAN KUALA KAPUAS/SB
SB, KUALA KAPUAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pembinaan kemandirian warga binaan melalui program budidaya hidroponik.
Hasil panen selada yang dibudidayakan warga binaan kini berhasil dipasarkan kepada berbagai mitra, salah satunya Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai bentuk dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia. Selasa (05/08/2026).
Program budidaya selada hidroponik tersebut merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang dilaksanakan secara berkelanjutan di Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas. Dalam kegiatan ini, warga binaan dibekali pengetahuan dan keterampilan mulai dari proses penyemaian, perawatan tanaman, hingga panen sesuai standar budidaya, sehingga mampu menghasilkan sayuran yang segar, berkualitas, dan layak dipasarkan.
Kepercayaan Dapur MBG menggunakan hasil panen selada hidroponik Rutan Kapuas menjadi bukti bahwa produk yang dihasilkan warga binaan memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing. Selain memberikan nilai ekonomi, program tersebut juga menjadi sarana pembinaan untuk meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta etos kerja warga binaan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas, Daniel Kristianto, mengatakan keberhasilan pemasaran hasil panen merupakan bukti nyata bahwa program pembinaan yang dijalankan mampu memberikan manfaat, baik bagi warga binaan maupun masyarakat.
"Program budidaya hidroponik tidak hanya membekali warga binaan dengan keterampilan, tetapi juga menghasilkan produk yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami bangga dapat mendukung Program Makan Bergizi Gratis melalui penyediaan sayuran segar hasil karya warga binaan. Ke depan, program ini akan terus kami kembangkan agar memberikan manfaat yang lebih luas," ujar Daniel.
Menurutnya, pembinaan berbasis kemandirian seperti budidaya hidroponik menjadi salah satu upaya Rutan Kapuas dalam mewujudkan pemasyarakatan yang produktif dan berdampak positif bagi masyarakat.
Ke depan, Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas berkomitmen terus meningkatkan kualitas produksi, memperluas jaringan pemasaran, serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak agar hasil karya warga binaan semakin memberikan manfaat sekaligus mendukung ketahanan pangan dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.
"Melalui inovasi tersebut, Rutan Kapuas berharap warga binaan tidak hanya memiliki keterampilan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah bebas, tetapi juga mampu berkontribusi dalam mendukung program pemerintah demi terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya saing," pungkasnya. (f4)