Lewati ke konten utama
HUKUM

Mesin Senso Raib, Polisi Cek Dugaan Pencurian di Kalampangan

Redaksi 21-09-2026, 13:28 WIB 1 menit baca
Polisi ketika mendatangani lokasi pencurian di Jalan Dokter, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya. (FOTO:ISTIMEWA)
Polisi ketika mendatangani lokasi pencurian di Jalan Dokter, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Satu buah mesin senso dilaporkan raib dalam dugaan pencurian di Jalan Dokter, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya.

Laporan tersebut langsung direspons personel piket SPKT Regu 2 Polsek Sabangau. Polisi mendatangi lokasi untuk mengecek tempat kejadian perkara (TKP) dan menggali informasi awal terkait barang yang dilaporkan hilang.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan awal serta meminta keterangan dari pelapor. Sejumlah saksi yang mengetahui kejadian juga dimintai informasi untuk membantu proses penanganan.

Kapolsek Sabangau Iptu Agung Setiyanto, mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Andiyatna, mengatakan respons cepat dilakukan setiap kali masyarakat menyampaikan laporan.

“Setiap laporan masyarakat kami respons dengan mendatangi lokasi untuk memastikan situasi dan melakukan penanganan awal sesuai prosedur. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya gangguan kamtibmas,” jelas Agung, Minggu (20/9/2026).

Dalam penanganan awal, polisi menerima informasi bahwa barang yang diduga hilang berupa satu buah mesin senso.

Petugas kemudian mencatat keterangan pelapor dan saksi serta mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan kejadian untuk proses lebih lanjut.

Sementara itu, kondisi di sekitar lokasi dilaporkan tetap aman dan kondusif.

Polsek Sabangau memastikan laporan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan. Masyarakat juga diimbau tidak ragu melapor apabila menemukan atau mengetahui adanya dugaan tindak pidana maupun gangguan keamanan di lingkungan sekitar. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard