Lewati ke konten utama
HUKUM

Jejak Korban KM Virgo Transport 8, Dua Jenazah Ditemukan di Pesisir Seruyan

Redaksi 21-09-2026, 15:15 WIB 2 menit baca
Tim SAR Gabungan berusaha mengevakuasi jasad yang diduga korban KM Virgo Transport 8 di Pesisir Seruyan. (FOTO: ISTIMEWA)
Tim SAR Gabungan berusaha mengevakuasi jasad yang diduga korban KM Virgo Transport 8 di Pesisir Seruyan. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, KUALA PEMBUANG - Pencarian KM Virgo Transport 8 di pesisir Kabupaten Seruyan kembali menemukan titik terang. Dua jenazah ditemukan di lokasi berbeda dalam wilayah Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, sejak Minggu (20/9/2026) hingga Senin (21/9/2026).

Temuan terbaru itu menambah jumlah jenazah yang ditemukan dalam rangkaian operasi pencarian korban kapal tersebut. Tim SAR gabungan hingga Senin pagi masih bergerak menyisir kawasan pesisir dan perairan di sekitar Desa Sungai Perlu.

Kepala Desa Sungai Perlu, Siti Halisah mengatakan, jenazah pertama ditemukan pada Minggu sore. Penemuan berlangsung sekitar pukul 15.54 WIB di kawasan Pantai Sungai Rambai.

“Jenazah pertama ditemukan pada Minggu sore di Pantai Sungai Rambai. Di dekatnya juga ditemukan liferaft dalam kondisi terbalik,” ungkapnya saat dikonfirmasi awak media, Senin (21/9/2026).

Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan proses evakuasi. Di sekitar jasad laki-laki yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia itu, petugas juga mendapati sebuah skoci atau liferaft yang berada dalam posisi terbalik.

Pencarian kemudian berlanjut keesokan paginya. Sekitar pukul 07.19 WIB, Babinsa Desa Sungai Perlu kembali menemukan satu jenazah di kawasan Sungai Gantingan yang masih masuk wilayah desa setempat.

“Pagi tadi sekitar pukul 07.19 WIB kembali ditemukan satu jenazah di Sungai Gantingan. Penemuan itu langsung dilaporkan untuk kemudian dilakukan evakuasi,” katanya.

Menurut Siti, tim SAR yang sedang bergerak menuju lokasi penemuan pertama juga langsung diarahkan untuk menangani temuan jenazah kedua. Proses evakuasi kemudian dilakukan terhadap jasad yang ditemukan di Sungai Gantingan.

“Tim SAR langsung melakukan evakuasi. Saat itu mereka juga sedang dalam perjalanan untuk proses evakuasi penemuan jenazah yang pertama,” ungkapnya.

Selain dua jenazah tersebut, operasi pencarian sebelumnya telah menemukan lima liferaft tanpa awak di kawasan Pantai Gantingan, Desa Sungai Perlu. Seluruh liferaft tersebut ditemukan tanpa penumpang.

“Lima liferaft sebelumnya juga sudah ditemukan di kawasan Pantai Gantingan. Semuanya ditemukan tanpa ada penumpang di dalamnya,” jelas Siti.

Dengan temuan tersebut, hingga Senin pagi tercatat tiga jenazah dan sejumlah liferaft telah ditemukan dalam rangkaian pencarian yang berkaitan dengan KM Virgo Transport 8. Salah satu liferaft ditemukan dalam kondisi terbalik di dekat lokasi penemuan jenazah pertama.

Sementara itu, operasi pencarian belum dihentikan. Tim SAR gabungan bersama unsur terkait masih menyisir kawasan perairan dan pesisir Desa Sungai Perlu untuk mencari kemungkinan korban maupun petunjuk lain yang berkaitan dengan insiden KM Virgo Transport 8. (rk/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard