Tertarik Beli Mobil di Facebook, Warga Sampit Malah Rugi Puluhan Juta
SB, SAMPIT – Niat membeli mobil melalui Facebook berujung kerugian Rp47 juta. Sulaiman, warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengaku tertipu setelah mentransfer uang kepada seseorang yang menawarkan kendaraan melalui media sosial.
Peristiwa itu bermula ketika Sulaiman melihat unggahan penjualan mobil di Facebook. Ia kemudian menghubungi pemilik akun untuk menanyakan harga dan kondisi kendaraan yang ditawarkan.
Setelah berkomunikasi, Sulaiman dan penjual sepakat melakukan transaksi. Ia kemudian mentransfer uang sebesar Rp47 juta sesuai harga yang disepakati.
Namun, setelah uang dikirim, penjual tiba-tiba sulit dihubungi. Nomor telepon yang sebelumnya aktif tidak lagi memberikan respons.
"Benar. Saya ada beli mobil di Facebook, tapi berujung tertipu," kata Sulaiman, Minggu (20/9/2026).
Ia mengaku baru menyadari menjadi korban penipuan setelah komunikasi dengan penjual terputus. Upaya menghubungi kembali juga tidak membuahkan hasil.
"Setelah saya transfer Rp47 juta, yang bersangkutan langsung tidak bisa dihubungi," ujarnya.
Merasa dirugikan, Sulaiman kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Laporan itu kini masih dalam proses penyelidikan.
Dari penelusuran awal, Sulaiman menduga terduga pelaku berada di wilayah Bogor, Jawa Barat. "Masih belum ada perkembangan. Tapi setelah dilacak, terduga pelakunya berada di Bogor," pungkasnya.
Kasus tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak terburu-buru melakukan pembayaran ketika membeli kendaraan melalui media sosial. Identitas penjual, keberadaan kendaraan, hingga kelengkapan dokumen sebaiknya dipastikan terlebih dahulu sebelum uang ditransfer. (f1/sb)