Lewati ke konten utama
HUKUM

Pria 62 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Losmen Parenggean

Redaksi 25-09-2026, 11:28 WIB 2 menit baca
Aparat kepolisian memasang galis polisi di kamar losmen tempat seorang pria yang ditemukan tewas. (FOTO:ISTIMEWA)
Aparat kepolisian memasang galis polisi di kamar losmen tempat seorang pria yang ditemukan tewas. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Rencana pulang ke rumah berubah menjadi peristiwa memilukan. Seorang pria berinisial DS (62) ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar losmen di Jalan Sabrani, Kelurahan Parenggean, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis (24/9/2026).

Peristiwa itu terungkap sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, DS yang merupakan warga Kecamatan Parenggean berada di dalam kamar losmen bersama seorang perempuan berinisial Nh (30).

Menurut informasi awal yang diterima kepolisian, korban sempat hendak meninggalkan losmen untuk pulang ke rumah. Namun, tiba-tiba DS terduduk di atas kasur.

Kondisinya kemudian membuat Nh panik. Sebab, beberapa saat setelah terduduk, korban diketahui sudah tidak bernyawa.

Nh lantas meminta pertolongan kepada pemilik losmen. Pemilik losmen yang datang ke kamar mendapati tubuh korban sudah dalam kondisi kaku.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat, Rupansi, dan diteruskan kepada pihak kepolisian.

Unit Reskrim Polsek Parenggean menerima laporan masyarakat sekitar pukul 08.15 WIB. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Pratama Parenggean untuk menjalani pemeriksaan medis.

Kapolsek Parenggean Polres Kotim AKP Condro Purnomo, SIK, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar, kami menerima laporan masyarakat terkait adanya seorang pria yang ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di sebuah losmen di Jalan Sabrani, Kelurahan Parenggean,” ujar AKP Condro, Jumat (25/9/2026).

Setibanya di lokasi, polisi langsung melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan informasi dari orang-orang yang mengetahui kejadian tersebut.

Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk membantu penyidik mengungkap rangkaian peristiwa sebelum DS ditemukan meninggal dunia.

Polisi turut mengamankan lokasi kejadian dan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan korban untuk kepentingan penyelidikan.

“Untuk mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya korban, kami masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan medis terhadap korban,” kata AKP Condro.

Hingga kini, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian DS. Aparat juga belum menemukan keterangan yang mengarah pada dugaan tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Penyelidikan masih berlangsung. Polisi masih menggali keterangan saksi dan menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi sebelum korban mengembuskan napas terakhir.

“Untuk sementara masih kami dalami. Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban,” pungkasnya. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard