Lewati ke konten utama
HUKUM

Dua Bersaudara Diserang Ipar, Satu Tewas dan Satu Kritis

Redaksi 01-10-2026, 15:31 WIB 2 menit baca
Ilustrasi
Ilustrasi

SB, PURUK CAHU – Pagi di Desa Tumbang Tuan, Kecamatan Sumber Barito, Murung Raya, mendadak berubah mencekam.

Suara gaduh dan kepanikan warga pecah setelah dua pria menjadi korban serangan senjata tajam, Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Mito (39) tewas dalam kejadian tersebut. Sementara Jawa mengalami luka serius dan harus mendapat perawatan di RSUD Puruk Cahu.

Polisi menyebut terduga pelaku adalah Trimansyah alias Atak (35), warga RT 11 Kelurahan Tumbang Lahung, Kecamatan Permata Intan. Pelaku disebut memiliki hubungan ipar dengan korban.

Kasatreskrim Polres Murung Raya AKP Vani Badra Sadewa membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi tindak pidana pembunuhan di wilayah Desa Tumbang Tuan, Kecamatan Sumber Barito. Anggota kita sudah mengamankan pelaku beserta barang bukti,” kata Vani saat dikonfirmasi, Kamis (1/10/2026).

Berdasarkan keterangan awal sejumlah saksi, kejadian bermula ketika pelaku datang ke rumah Mito.

Pelaku kemudian mengambil sebilah parang yang berada di bawah pot bunga di rumah tetangga korban.

Setelah membawa parang, pelaku masuk ke rumah untuk mencari Mito. Namun, Mito tidak berada di dalam rumah.

Pelaku kemudian bergerak ke bagian belakang rumah. Di tempat itu, Mito sedang menimba air.

“Pelaku menemukan korban di bagian belakang rumah. Kemudian terjadi penyerangan menggunakan parang hingga korban meninggal dunia di lokasi,” ujar Vani.

Setelah menyerang Mito, pelaku hendak meninggalkan rumah.

Namun, langkah pelaku terhenti ketika berpapasan dengan Jawa yang baru hendak masuk ke rumah. Jawa kemudian ikut diserang. 

Akibat serangan tersebut, Jawa mengalami luka serius. Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Puruk Cahu untuk mendapat perawatan.

“Korban kritis sudah mendapat penanganan medis, sedangkan korban meninggal dunia juga sudah ditangani pihak medis,” kata Vani.

Polisi telah mengamankan terduga pelaku bersama barang bukti dan melakukan penanganan di lokasi kejadian.

Sementara motif di balik aksi tersebut masih menjadi perhatian penyidik.

“Motifnya masih dalam penyidikan,” tegas Vani.

Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Murung Raya. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk mengungkap secara utuh peristiwa yang menewaskan Mito dan melukai Jawa. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard