Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Dokter Paru Ingatkan Warga Bahaya Dampak Vape

Redaksi 09-10-2026, 17:10 WIB 1 menit baca
ILUSTRASI
ILUSTRASI

SB, SAMPIT - Dokter Spesialis Paru RSUD dr Murjani Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dr. Muhamad Taufiqurrahman, mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap rokok elektrik atau vape sebagai produk yang bebas risiko bagi kesehatan.

Menurutnya, kandungan bahan kimia dalam cairan rokok elektrik serta paparan aerosol yang dihasilkan tetap berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan, terutama jika digunakan secara terus-menerus dalam jangka panjang.

"Saya mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menghindari penggunaan rokok konvensional maupun rokok elektrik", ujarnya, Jumat (9/10/2026).

Dampak penggunaan vape tidak selalu langsung dirasakan. Namun, kebiasaan tersebut berpotensi memengaruhi kesehatan paru-paru di kemudian hari, sehingga perlu menjadi perhatian serius, terutama bagi kalangan remaja.

“Langkah utama adalah edukasi terus-menerus dan menghindari vape maupun rokok konvensional. Bagi yang sudah terpapar, berhentilah secepatnya karena dampak jangka panjang, khususnya bagi remaja, dapat menurunkan kualitas kesehatan paru mereka,” jelasnya.

Ia berharap edukasi mengenai bahaya rokok elektrik terus dilakukan agar masyarakat lebih memahami risiko penggunaannya dan tidak menjadikan vape sebagai alternatif yang dianggap aman dibandingkan rokok konvensional. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard