Waspada Beredarnya Imbauan Fogging DBD Berbayar
SB, PALANGKA RAYA - Dinas Kesehatan (Dinkes Kalteng) menanggapi terkait beredarnya surat yang mengatasnamakan tim kesehatan lingkungan unit penanggulangan wabah penyakit menular demam berdarah atau DBD di beberapa grub WhatsApp.
Kepala Dinkes Kalteng, Suyuti Syamsul mengimbau kepada masyarakat secara umum di provinsi, agar dapat berhati-hati dalam menyikapi surat edaran tersebut, di mana dalam surat itu tertuang penawaran terkait foging atau pengasapan nyamuk DBD.
"Saya pastikan tim yang ada dalam surat edaran tersebut bukan bagian dari Dinkes Kalteng dan tidak ada hubungannya secara kelembagaan, jadi masyarakat perlu berhati-hati menyikapi surat itu," ucapnya Jumat, (10/03/2023).
Suyuti mengatakan, mengenai foging atau pengasapan nyamuk DBD tidak dilakukan atas permintaan masyarakat maupun penawaran, dan Dinkes Kalteng serta lembaga dibawahnya tidak pernah menawarkan terlebih mengedarkan surat penawaran kepada masyarakat.
"Foging yang pihaknya lakukan berdasarkan hasil penyelidikan epidemologi dan dalam pelaksanaannya pun tidak dipungut biaya atau gratis bukan melalui penawaran lalu setelahnya berbayar. Sekali lagi masyarakat jangan tergiur dan selalu hati-hati," tegasnya.
Untuk diketahui, dalam isi surat yang beredar tersebut secara umum yakni menawarkan untuk melakukan kerja sama dengan masyarakat, lembaga instansi, kampus, hotel, dan lain-lain mengenai pelaksanaan tugas kesehatan lingkungan.
Di mana pelaksanaan tugas lingkungan yang dimaksud yaitu penyemprotan atau pengasapan terhadap wabah penyakit menular seperti nyamuk demam berdarah serta flu burung, dan dalam keterang surat itu juga salah satunya obat-obatan yang digunakan sesuai rekomendasi Dinkes. (mda/ok)