seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Naas, Seorang Anak Tenggelam Dikolam Pemandian

by Redaksi - Tanggal 02-08-2022,   jam 08:51:42
Petugas bersama masyarakat mengevakuasi korban NRA, yang tenggelam di kolam pemandian di jalan poros Desa Pasir Panjang Kecamatan Arut Selatan, pada Selasa (2/8/2022). FOTO : ISTIMEWA Petugas bersama masyarakat mengevakuasi korban NRA, yang tenggelam di kolam pemandian di jalan poros Desa Pasir Panjang Kecamatan Arut Selatan, pada Selasa (2/8/2022). FOTO : ISTIMEWA

SB, PANGKALAN BUN - Sungguh naas dialami seorang anak bernama NRA, karena diduga tidak bisa berenang dan meninggal tenggelam di kolam pemandian di jalan poros Desa Pasir Panjang Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), pada Selasa (2/8/2022) sore. 

Korban yang diduga tidak berenang, dan tanpa pengawasan ditemukan tenggelam, meskipun mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Sultan Imanudin Pangkalan Bun Kobar tapi nyawanya tidak tertolong.

Ibu korban bernama Erna, yang mendapatkan kabar anaknya meninggal, karena tenggelam sangat sedih, dan pasrah atas musibah yang dialami anaknya tersebut. 

Erna menyampaikan, jika dirinya tidak ikut ke lokasi kolam pemandian, dan hanya mendapatkan video korban yang sedang mandi. "Kami mengira korban hanya berada dipinggiran saja," ungkapnya.

Tidak lama kemudian, kata Erna, dirinya mendapat informasi jika anaknya dilarikan kerumah sakit Sultan Imanudin Pangkalan Bun, dan sudah meninggal karena tenggelam dilokasi kejadian.

"Dapat saya kabar langsung ke rumah sakit, dan disampaikan korban sudah meninggal dunia," tandasnya.

Menurut informasi kejadian ini ketika korban diajak, oleh tantenya berenang di kolam pemandian Pasir Panjang, padahal korban memang tidak bisa berenang. Sekitar Pukul 15.30 WIB, korban bersama dengan tante, serta kakaknya berangkat ke lokasi pemandian.

Tiba dilokasi, korban langsung masuk kolam renang, dan saat itu korban berada dilokasi pinggir yang memang terlihat hanya mandi. Suasana kolam saat itu sangat ramai, dan tantenya tidak sempat memperhatikan korban.

Tidak lama berselang terdengar suara teriakan ada seorang anak yang tenggelam, serta baru diketahui ternyata korban yang tenggelam.

Setelah dievakuasi ke rumah sakit, dan korban dibawa ke rumah orangtuanya untuk disemayamkan. (dm)