seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Antisipasi Karhutla, Polda Kalteng dan Forkompinda Cek Sarpras

by Redaksi - Tanggal 15-03-2023,   jam 02:41:02
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dengan didampingi Kapolda Irjen Pol Nanang Avianto dan Danrem 102 Panji Panjung Brigjen TNI Bayu Permana mengecek sarpras persiapan penanganan karhutla. (FOTO:SEPUTAR BORNEO) Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dengan didampingi Kapolda Irjen Pol Nanang Avianto dan Danrem 102 Panji Panjung Brigjen TNI Bayu Permana mengecek sarpras persiapan penanganan karhutla. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA - Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) menggelar apel kesiapsiagaan penanganan Kebakaran Hutan Lahan (Karhutla) di Mapolda setempat, Rabu (15/3/2023) siang.

Kebakaran hutan dan lahan yang sering terjadi di Kalimantan Tengah merupakan salah satu bencana alam dengan skala nasional sehingga sangat memerlukan kesiapsiagaan dari seluruh pihak.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dengan didampingi Kapolda Irjen Pol Nanang Avianto dan Danrem 102 Panji Panjung Brigjen TNI Bayu Permana dan pejabat utama Polda Kalteng, serta Kapolres jajaran langsung melakukan pengecekan sarana dan prasarana.

Sugianto Sabran menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mengecek kesiapan Provinsi Kalimantan Tengah baik sarana prasarana maupun personel yang nanti akan diterjunkan untuk bertugas menanggulangi bencana Karhutla tahun 2023.

"Saya selaku Gubernur Kalteng berpesan untuk seluruh jajaran semua pihak agar meningkatkan sosialisasi karhutla kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan," kata Sugianto.

Dijelaskan Sugianto, hal ini juga menindak lanjuti perintah Presiden Joko Widodo pihak melakukan rapat kordinasi terkait kesiapan untuk menghadapi karhutla di bulan Mei dan Juni tahun 2023 harus waspada karena cuaca panas sangat tinggi.

Selain pengecekan sarana dan prasarana juga harus dipersiapkan anggaran supaya petugas sigap dan bisa turun langsung ke lapangan beserta peralatan yang sudah di persiapkan. Untuk titik kerawanan karhutla yakni di Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau,Katingan, Kapuas, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat dan Kabupaten Sukamara.

"Untuk menghadapi karhutla dan banjir Pemerintah Provinsi sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp 100 Miliar," jelasnya.

Sementara itu, Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto mengungkapkan bahwa di tahun 2023 ini sudah benar-benar di persiapkan kelayakan sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam menghadapi karhutla.

"Kita sudah persiapkan semua dari segi peralatan dan operator yang mengawaki dan bersinergi dengan pihak-pihak terkait agar bisa melayani dan memaksimalkan penanggulangan dengan benar," tandasnya. (ab/sb)